SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pelaksanaan Operasi Keselamatan 2022 sudah berlangsung sepekan. Tetapi petugas Satlantas Polres Pasuruan terus turun ke lapangan memberikan literasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai tata tertib berlalu lintas dan pencegahan kejadian saat berkendara.
Operasi kali ini lebih mengedepankan sosialisasi dan himbauan, tidak ada sanksi tilang, hanya imbauan. Meski demikian, pelanggaran fatal tetap ditindak tegas oleh kepolisian.
Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Andhika Mizaldy Lubis mengatakan, operasi keselamatan kali ini fokusnya ada dua. Yakni memberikan edukasi terkait pentingnya tertib berlalu lintas, dan taat protokol kesehatan (prokes).
"Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Mulai memakai helm berstandar SNI, membawa surat-surat kelengkapan berkendara seperti STNK, SIM, dan memakai kendaraan sesuai spek," kata Andhika, Kamis (8/3).
Menurut Andhika, keselamatan itu penting dilakukan agar angka kecelakaan menurun. Sejauh ini memang tingkat kesadaran masyarakat sudah meningkat, tetapi masih perlu ditingkatkan lagi.
Disisi lain, ia juga memberi sosialisasi terkait pentingnya menjaga prokes. Ia menyebut, pandemi Covid-19 belum berakhir dan potensi penularan masih ada. Ia meminta masyarakat tetap pakai masker dan menghindari kerumunan.
"Sudah satu minggu, anggota turun ke lapangan dan menyapa masyarakat. Anggota menyampaikan pemahaman dan mengedukasi masyarakat terkait dua hal itu," lanjutnya.
Disampaikan Kasatlantas, edukasi dilakukan ini ke tempat keramaian, utamanya tempat wisata, dan beberapa tempat umum, terminal, sekolah dan tempat - tempat lainnya.
"Mudah-mudahan ikhtiar bersama ini bisa memberi dampak positif dan menekan angka kecelakaan yang terjadi, termasuk menekan angka penyebaran Covid-19," pungkas Andhika. ris
Editor : Moch Ilham