Skema Baru Pengajaran PAUD selama Pandemi Ala Dispendik Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses pembelajaran anak secara daring yang dilakukan salah satu TK di Surabaya/ Foto: Sammy Mantolas
Proses pembelajaran anak secara daring yang dilakukan salah satu TK di Surabaya/ Foto: Sammy Mantolas

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Selama pandemi covid-19, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagaimana jenjang pendidikan lainnya menghadapi hambatan yang sangat besar dalam proses belajarnya.

Musababnya, kegiatan bermain dan belajar yang acap kali terjadi kini tidak dapat dilakukan secara normal di satuan-satuan PAUD.

Bahkan data dari Kemendikbud, menunjukan bahwa jumlah peserta PAUD pada tahun ajaran 2020/2021 turun sekitar 600 ribu anak. Angka ini belum termasuk dengan jumlah PAUD yang terpaksa berhenti beraktivitas akibat pandemi.

Tak ingin stagnasi pengajaran ditingkatan PAUD terjadi, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya saat ini tengah menggodok skema pembaharuan dalam proses belajar mengajar pada anak usia dini.

Menurut Kepala Dispendik Kota Surabaya Yusuf Masruh, saat ini pihaknya telah menyiapkan indikator percontohan bagi tenaga pendidik PAUD, serta menyiapkan sarana dan prasarana edukasi.

"Kami akan segera melakukan pertemuan dengan para tenaga pendidik PAUD secara bertahap untuk menyamakan menyusun skema pembelajaran," kata Yusuf Masruh, Jumat (11/03/2022).

Selain menyiapkan indikator percontohan, skema lainnya adalah dengan menyeragamkan kisi-kisi pembelajaran di seluruh satuan PAUD. Disamping itu pula peningkatan kompetensi guru juga diperhatikan.

"Hanya saja isi (kisi-kisi_red)-nya akan menyesuaikan dengan kondisi anak-anak, saat pandemi COVID-19," katanya.

Perlu diketahui, adanya skema baru pengajaran ditingkatan PAUD yang dilakukan Dispendik merupakan tindaklanjut dari surat edaran walikota Surabaya.

Sebelumnya Walikota Surabaya Eri Cahyadi menyebut, tenaga pendidik PAUD mampu memberikan pembaharuan dalam mengajar dan melengkapi kekurangan PAUD satu dengan lainnya. 

Sebab, kata Eri, semua PAUD bergerak bersama dengan gotong royong dan kekeluargaan, untuk menciptakan anak-anak yang hebat yang nantinya menjadi pemimpin di masa mendatang.

Dalam pandangannya, tenaga pendidik PAUD adalah orang yang hebat tanpa pamrih, oleh karena itu menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan apresiasi yang terbaik. Tanpa mereka, kata dia, Kota Surabaya tidak bisa mencetak pemimpin hebat di masa yang akan datang. 

"Sekali lagi tolong hargai tenaga pendidik PAUD, mari bersama-sama menciptakan pemimpin baru dari Arek Suroboyo dengan bergotong royong dan rasa kekeluargaan antara pemerintah dan para tenaga pendidik PAUD," katanya. (Sem)

Berita Terbaru

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…