Pernikahan Dini Jadi Salah Satu Faktor Tingginya Stunting di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan kesehatan ibu dan anak yang dilakukan relawan kesehatan Surabaya/ Foto: Doc.SP
Pemeriksaan kesehatan ibu dan anak yang dilakukan relawan kesehatan Surabaya/ Foto: Doc.SP

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani menyebut, selain pola asuh, angka pernikahan dini di kota pahlawan yang relatif cukup tinggi, dinilai berkorelasi dengan tingkat stunting di tengah masyarakat.

Secara data, jumlah pernikahan dini di Surabaya selama 2 tahun terkahir dinilai cukup tinggi. Tahun 2020, berdasarkan catatan Pengadilan Agama (PA) Surabaya, ada sekitar 400 kasus dispensasi pernikahan anak usia dini. Sementara untuk tahun 2021, hingga bulan Agustus tercatat sekitar 200 kasus.

"Itu kan penting, karena kadang-kadang pasangan calon pengantin tidak memikirkan hal itu (stunting)_red). Begitu juga dengan usia remaja, ketika sudah mens harus bagaimana itu penting," kata Rini Indriyani saat ditemui di Balai Kota, Jumat (11/03/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, perempuan yang masih berusia remaja secara psikologis belumlah matang. Bahkan mereka dinilai belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai kehamilan dan pola asuh anak yang baik dan benar.

Tak hanya itu, secara kesehatan para remaja masih membutuhkan gizi maksimal hingga usia 21 tahun. Oleh karenya, ketika pernikahan dilakukan pada usia remaja, misalnya 15 atau 16 tahun, maka tubuh ibu akan berebut gizi dengan bayi yang dikandungnya. 

"Jadi kita dorong agar ada pendidikan seksual dari remaja, agar mereka tau. Karena ketika nutrisi si ibu tidak mencukupi selama kehamilan, bayi akan lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dan sangat berisiko terkena stunting," ucapnya.

Perlu diketahui, saat ini jumlah stunting di Surabaya mencapai  1.785 kasus. Jumlah ini merupakan data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk periode waktu Januari hingga Desember 2021.

Jumlah ini tersebar di 31 kecamatan di Surabaya dan merupakan akumulasi total warga yang ber-KTP Surabaya dan non-KTP Surabaya. Bahkan dengan jumlah tersenut, kota pahlawan masuk dalam zona kuning untuk kasus stunting. (Sem)

Berita Terbaru

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Nextgen Student League (NSL) memasuki musim keempat dengan cakupan kompetisi yang lebih luas. Kompetisi basket pelajar yang lahir di S…

60 Kepala Sekolah Madrasah  Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

60 Kepala Sekolah Madrasah Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebanyak 60 kepala sekolah Madrasah di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan resmi dilantik, Sabtu (19/9/2026), ya…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…