Tuntutan Tak Digubris, Aktivis Buruh SP LEM SPSI Ancam Kepung PT GMCP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan buruh SP LEM SPSI Gresik beraksi kedua kalinya di depan pintu gerbang PT GMCP, namun tuntutan mereka tetap belum dipenuhi pihak manajemen. SP/Grs
Ratusan buruh SP LEM SPSI Gresik beraksi kedua kalinya di depan pintu gerbang PT GMCP, namun tuntutan mereka tetap belum dipenuhi pihak manajemen. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Ratusan buruh yang tergabung dalam SP LEM SPSI Gresik kembali berunjuk rasa ke PT Graha Makmur Cipta Pratama (GMCP) yang berlokasi di Jalan Veteran Madya, tepatnya di depan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Senin (14/3/2022).

Pada aksi kedua ini perundingan yang dilakukan antara perwakilan buruh dan manajemen perusahaan kembali menemui jalan buntu. "Perundingan kembali gagal total karena pihak perusahaan masih enggan mengabulkan tuntutan pekerja," teriak koordinator aksi lapangan Suhadak Solikin yang juga menjadi Koordinator Bapor SP LEM SPSI Gresik dari atas mobil komando.

Karena tuntutan para pekerja pabrik produsen olahan kepiting ekspor itu  tak diindahkan, maka buruh pun berjanji akan mengerahkan ribuan massa lagi untuk menekan pihak perusahaan.

"Ingat, besok kita akan datang lagi dengan 4000 buruh dari perwakilan SP LEM SPSI se-Jawa Timur. Jadi kami tidak main-main dengan tuntutan yang sudah kami sampaikan. Kami tidak akan menghentikan aksi ini sampai pihak PT GMCP mau mengabulkan tuntutan kami," ucap Suhadak Solikin lantang.

Diungkapkan pekerja wanita PT GMCP, dia dan rekan-rekan kerjanya kerap menerima perlakuan semena-mena dari manajemen perusahaan. "Sebagai pekerja yang mayoritas wanita, kami tidak pernah mendapatkan hak-hak normatif seperti hak cuti haid, cuti hamil atau hak cuti melahirkan. Padahal ini semua adalah kewajiban perusahaan yang mesti ditaati karena ini amanat  dalam undang-undang ketenagakerjaan," ungkapnya prihatin.

Namun di saat para buruh mencoba untuk memperjuangkan hak-haknya tersebut, justru mereka akan dipersekusi atau diintimidasi dengan berbagai cara.

Satu diantara contoh perlakuan persekusi dan intimidasi telah menimpa pekerja yang berinial THM. Buntutnya, THM dengan pengawalan aktivis SP LEM SPSI Cabang Gresik melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kebomas.

"Kasus persekusi yang telah kami laporkan ke Polsek Kebomas akan kami kawal sampai nanti bermuara ke pengadilan. Setiap saksi dan pelapor yang akan diperiksa penyidik, kami siap mendampingi mereka," tegas Ketua SP LEM SPSI Gresik Imam Syaifudin.

Sementara Kapolsek Kebomas Kompol Made Jatinegara mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan kasus dugaan persekusi yang dialami seorang pekerja PT GMCP.

"Kami sudah menerima laporannya. Kami sudah menindaklanjutinya dengan memeriksa beberapa saksi kejadian. Jadi kami masih proses penyelidikan dalam kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan," ucapnya singkat kepada awak media yang menemuinya di sela aksi demo buruh.

Berita Terbaru

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Sekdaprov dan Banggar Pastikan Jatim Raih Predikat WTP dari BPK

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM - Tim Anggaran Pemerintah Provinsi dan Banggar DPRD Jawa Timur optimis mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Hasil…

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Surabaya Terapkan Penandaan NIK Penunggak Nafkah, Begini Tahapan dan Dasar Hukumnya

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:10 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat perlindungan hak anak pascaperceraian melalui mekanisme penandaan data kependudukan bagi…

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Intervensi Harga Pangan, Khofifah Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar Lewat Pasar Murah

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

Senin, 08 Jun 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di Halaman Kelurahan Gunung Anyar, Surabaya, Sabtu (6/6/2026), sebagai upaya m…

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…