Dari Waris, Tarif Gas, Hingga Gercep Rumah Tidak Layak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Camat Sawahan M. Yunus dan Lurah Kupang Krajan Herman Felani serap aspirasi warga melalui cangkrukan kampung.
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Camat Sawahan M. Yunus dan Lurah Kupang Krajan Herman Felani serap aspirasi warga melalui cangkrukan kampung.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - MALAM itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono melihat dari dekat pelayanan malam kantor Kelurahan Kupang Krajan kepada warga masyarakat. Sementara di dalam dilakukan pelayanan, di halaman luar Lurah Herman Felani dan Camat Sawahan M. Yunus terlihat intens menangani persoalan warga.

Lurah dan Camat itu cangkrukan dengan pengurus kampung, Ketua RW 03  Kusoworo dan Ketua LPMK Joko Prasektyo. Yunus sangat antusias dan atraktif menangani curhat. “Pak Camat ada warga saya yang mengurus surat waris tapi tidak ada dana….,” ujar seorang pengurus kampung.

Belum selesai kalimat itu, Camat Yunus langsung memotong, “Sebentar, jangan dilanjutkan. Di mana yang membutuhkan dana? Kalau ada aparat yang meminta dana, siapa orangnya? Tunjukkan pada saya! Tidak ada dana, Pak,” tukas Yunus.

Malam itu juga ada laporan tentang warga sakit dan hidup sebatang kara, karena itu membutuhkan intervensi dari Pemerintah Kota Surabaya. “Besok kami minta petugas Puskesmas mengecek dan memeriksa,” kata Lurah Herman.

Camat dan lurah pun melayani konsultasi warga soal pertanahan. “Mudah-mudahan bisa diselesaikan. Datanglah ke kantor kecamatan,” kata Yunus. Ada juga yang mengeluhkan kenaikan tarif langganan gas bumi oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). 

“Tarif gas untuk pelaku usaha kecil dan MBR semula dikenakan Rp 6 ribu per meter kubik. Update terakhir diturunkan Rp 4.250. Terus masih dikenakan PPN 11 persen, padahal gas itu bukan barang, dan masih harus menyetor jaminan. Ini memberatkan pelaku usaha kecil dan mikro,” kata Joko, yang banyak bergelut dengan pelaku usaha kecil dan mikro.

Adi Sutarwijono berjanji membawa masalah itu ke ruang legislatif untuk dibahas. Malam itu juga ada pengaduan rumah tidak layak huni. “Rumahnya warga tidak mampu, sudah bolong atapnya, dan perlu diperbaiki,” ujar seorang Ketua RT.

Adi malam itu juga mengirim datang rumah tidak layak huni (Rutilahu) kepada Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya. “Besok akan disurvei. Confirm dari pejabat dinas,” kata Adi.

Sementara Camat Yunus meminta bantuan terpal dari Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Kota Surabaya, Ridwan Mubarun. “Malam ini juga bantuan terpal dikirim oleh Pak Ridwan, dan langsung dipasang,” kata Yunus.

Besok siangnya, betul petugas DPRKPP melakukan survei rumah tidak layak huni milik warga yang dilaporkan tadi. “Kami tindak lanjuti secepatnya. Tidak pakai lama,” kata Aly Murtadlo, Sekretaris DPRKPP pada Adi Sutarwijono. Alq

Berita Terbaru

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Petisi Tolak MBG Tembus 31 Ribu Tanda Tangan, BEM Unair Desak Evaluasi Serius Pemerintah

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 19:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Petisi yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) untuk menghentikan sementara program Makan Bergizi G…

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SP…