Mensos Percepat Penyaluran BPNT di Kabupaten Pasuruan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau penyaluran BPNT beberapa waktu lalu. SP/Ris
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau penyaluran BPNT beberapa waktu lalu. SP/Ris

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Menteri Sosial berupaya mempercepat menyalurkan bantuan sosial (bansos) program Kartu Sembako atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada 4.412 pemegang kartu keluarga sejahtera (KKS) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan jumlah tersebut adalah penyaluran yang belum terealisasi pada 2021.

Risma dalam kunjungan kerjanya di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan menemukan adanya penerima manfaat (PM) yang belum menerima bantuan senilai Rp200 ribu per bulan tersebut, dalam kurun waktu delapan bulan.

Padahal, secara teori maksimal belum terima adalah enam bulan, dimana itu untuk penerima BPNT baru dari usulan daerah. “Jadi, artinya memang ada yang belum terealisasi. Ini kita paksakan untuk Kabupaten Pasuruan dua hari ini harus kelar untuk 4.000 itu,” ujar Risma.

Risma mengatakan banyaknya penyandang KKS yang belum menerima tersebut, karena sulit untuk mengambil langsung saat waktu pencairan. Oleh karenanya, ia meminta penyaluran BPNT diantar langsung ke rumah penerima manfaat.

“Karena di beberapa tempat kasusnya memang mereka sakit, tidak bisa mengambil ke sini. Karena itu, saya sudah pesankan ke pendamping maupun bank untuk bisa diantar ke rumah kalau mereka tidak datang,” ujar Risma.

Selain itu, Risma juga melakukan percepatan pengentasan kemiskinan pada PM yang masih muda dengan memberikan santunan agar dapat keluar dari daftar penerima BPNT.

Risma belum dapat menyampaikan berapa persen penyandang KKS yang telah graduasi setelah menerima bantuan pada tahun 2021. Namun, pihaknya mulai mengeluarkan PM yang dianggap mampu dari daftar penerima bantuan pada tahun 2022.

Risma juga meminta pemerintah daerah setempat proaktif melakukan kontrol rutin pada PM bansos di tempatnya.

Total penyandang KKS di Kabupaten Pasuruan sebanyak 7.823. Per 20 Februari 2022, KKS yang sudah tersalur sebanyak 2.397 dan KKS belum tersalur sebanyak 5.426.

KKS belum tersalur sebanyak 5.426, dikarenakan ada 4.412 KKS tidak hadir dan 1.014 KKS merupakan data ganda, sudah mampu, meninggal tanpa ahli waris, pindah alamat, dan tidak ditemukan. ris

 

 

Berita Terbaru

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Turnamen Elite Sepak Bola Putri U-15 & U-18 Digelar di Kudus, 60 Pemain Dipantau Timnas Indonesia

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

Sabtu, 04 Jul 2026 18:15 WIB

SurabayaPagi, Kudus – Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS menggelar HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5–12 Juli 2026 di Sup…

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 21:59 WIB

Pandawa Warung Kopi: Saat Rindu Menjadi Rasa, dan Sydney Menjadi Indonesia   Foto Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia; Dr. …

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah menjamurnya bisnis kuliner di Kota Madiun, Warung Oregano hadir dengan konsep berbeda. Usaha UMKM ini mencoba mematahkan a…

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan III (periode J…

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekspor Jawa Timur masih menghadapi tekanan hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor sepanjang…

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Pada Juni 2026, Provinsi Jawa Timur kembali mencatat inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat inflasi secara bulanan…