Awas Robot Trading

Drakula Trading Sedot Uang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Catatan Raditya M. Khadaffi

Wartawan Surabaya Pagi
Catatan Raditya M. Khadaffi Wartawan Surabaya Pagi

i

Saya tak habis mengerti, sampai awal tahun 2022, investasi bodong atau investasi ilegal kok masih bisa beroperasi. Ini kelengahan atau kesengajaan otoritas keuangan Indonesia, OJK dan Bappebti? Atau nafsu manusia yang berwujud drakula. Atau masyarakat yang mudah tergiur tawaran investasi dengan keuntungan fantastis.

Saya tak habis mengerti drakula dan vampir-vampir sedot harta publik dan terus memakan korban. Maklum investasi bodong ini umumnya masih andalkan iming-imingi dengan keuntungan yang sangat besar.

Seperti yang terjadi pada kasus investasi robot trading Viral Blast Global. Tak sampai dua tahun, bos-bos robot trading ini mampu menyedot darah rakyat hingga Rp 1,2 triliun. Luar biasa hebatnya!

Owner Viral Blast Global kini setelah ditangkap Bareskrim mengaku telah menipu para anggotanya. Padahal dulunya, jago iming-imingi masyarakat dengan rayuan mautnya.

Saat ini kasus Viral Blast tengah ditangani oleh Bareskrim Polri, dengan menetapkan empat orang. Mereka merupakan jajaran manajemen PT Trust Global Karya atau perusahaan yang membawahi Viral Blast Global. Tercatat ada 1.200-1400 warga jadi korbannya.

Saya telusuri konten viral manajemen PT Trust Global Karya perusahaan yang membawahi Viral Blast menawarkan imbal hasil yang tidak masuk akal.

Manajemen PT Trust Global Karya memasarkan e-book dengan nama Viral Blast. Publik diajak melakukan trading.

Dalam pelaksanaannya, uang 1.200 anggota disetorkan ke exchanger untuk diditribusikan kepada para pengurus.

Para anggota tersebut diiming-imingi keuntungan tetap dari hasil trading uang yang disetorkannya.

Namun pada kenyataannya, keuntungan yang dijanjikan tersebut ternyata diambil dari uang yang disetor nasabah itu sendiri, bukan hasil trading. Gila  cara merayu publik.

Hal yang saya heran, mengapa ada anggota masyarakat yang tergiur penawaran investasi melebihi risk-free rate.

Saya dengan menggunakan akal sehat, masa iya, ada investasi yang hasilnya pasti dan konsisten terus-terusan, seperti misalnya (iming-iming) 50 persen per tahun?.

Padahal, 3-5 tahun lalu, OJK dan Bappebti sudah sosialisasikan ke publik, agar anggota masyarakat sebelum melakukan kegiatan investasi, pastikan legalitas perusahaan. Sekaligus ditanyakan usaha yang dijalankan. Benarkah sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan di bawah izin seta pengawasan regulator.

Menurut saya, kelas menengah, apalagi anak-anak muda sebaya saya mesti tahu OJK untuk jasa - jasa keuangan, Bank Indonesia untuk perbankan, dan Bappebti untuk perdagangan komoditi. Herannya, kok bisa 1.200 rakyat ditipu robot trading, investasi bodong yang berkantor di Wiyung Surabaya?

Investasi bodong adalah penipuan berkedok investasi atau penanaman modal.

Praktik penipuan ini telah marak sejak 5-7 tahun lalu. Mengapa publik terutama kelas mestinya waspada saat ditawari produk keuangan oleh Viral Blast.

 

***

 

Kejadian ini mengingatkan saya dengan kisah drakula yang mengincar darah perempuan yang telah muncul sejak 1897.

Ini kisah saya baca dari sebuah novel bertajuk Dracula karangan mantan jurnalis bernama Bram Stoker.

Bram Stoker meski membuat novel Drakula dengan label cerita fiksi, tapi nyatanya drakula nyaris setiap tahun muncul kembali kala Halloween. Sepertinya ini bagian dari folklor sekaligus sejarah kelam dalam sejarah umat manusia.

Sama dengan investasi bodong muncul setiap tahun dengan berbagai modus.

Dari nilai kerugian yang demikian besar, investasi bodong ini apa meniru

Stoker yang dalam novel itu dipercaya bisa menciptakan sosok Count Dracula yang kejam asal Romania, Vlad the Impaler.

Kisah ini dalam kesehariannya dikenal sebagai Vlad Dracula yang bermakna "Vlad Anak Naga", tetapi bisa juga sebagai "Vlad Si Iblis".

Nah, benarkah pengelola robot trading viral blast mengadopsi Vlad Dracula yang kejam seperti dalam novel itu? Mari kita ikuti hasil penyidikan Bareskrim Polri.

Dalam investasi bodong Viral Blast Global, bos PT Royal Global Karya menggunakan pembagian keuntungan ponzi.

Modusnya tidak ada keuntungan nyata, namun berasal dari uang investor sendiri dan peserta lain. Investor bodong ini menjual nama tokoh terkenal untuk menarik calon korban. Padahal tokoh tersebut tidak menjadi bagian dari perusahaan investasi bodong.

Bareskrim Polri mendapati pemilik Viral Blast Global, Zainal Hudha Purnama, atau Yudha, sempat ditunjuk sebagai manajer tim Madura United, mulai 19 Januari 2022.

Praktis, Yudha bergabung bersama Madura United setelah jabatan manajer tim lowong sekitar dua bulan.

Sponsor yang dibawa oleh eks manajer tim, Zainal Hudha Purnama nyatanya sudah tertempel di bagian belakang jersey.

Nah kini bisnis pihak sponsor ini terjerat hukum, Tim Laskar Sape Kerrab mengambil langkah strategis dengan menghentikan kerja sama dengan Viral Blast.

 

***

 

Saya pernah menyaksikan testimoni di sebuah TV swasta bahwa penggunaan robot trading forex sebenarnya menimbulkan biaya tambahan untuk pemakaian jasanya. Juga besaran biayanya  disesuaikan dengan kapasitas robot tersebut.

Pertanyaannya, sepertinya trader yang beli robot di Viral Blast kurang berhati-hati memilih layanan robot trading forex, sehingga jadi korban penipuan. Nyatanya Bareskrim Polri mengungkap layanan Viral Blast ilegal.

Perusahaan ini ternyata menggunakan situs-penipuan atau ilegal mengenai robot trading. Trader di Viral Blast bisa update di Bappebti dan OJK,  terkait situs-situs ilegal mengenai robot trading yang sudah diblokir.

Secara konseptual, dari panduan yang saya baca, kehadiran robot forex sebenarnya malah meringankan pekerjaan trader dalam menganalisa pasar forex. Ini karena ada kecanggihan sistem. Disistem itu robot secara otomatis menjalankan instruksi transaksi (trading) dan mengeksekusi perintah (order) seperti jual atau beli.

Robot ini juga memiliki kemampuan meletakkan batas kerugian (stop loss) dan ambil untung (taking profit) persis seperti rumusan programnya. Namun, secara logika, meski canggih, kemampuan robot trading forex sangat dipengaruhi oleh kemampuan manusia pengembang inovasi itu. Nyatanya robot trading yang dikelola Viral Blast malah menyedot uang publik hingga Rp 1,2 triliun. Dengan kejadian ini, robot trading viral blast sudah menjelma jadi drakula trading. ([email protected])

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…