Kaper BKKBN Jatim Menghadiri HKG PKK yang ke-50

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50, pada Hari Selasa di Ruang Pertemuan Lantai III, Kantor Bappeda Provinsi Jawa Timur, (22/3/2022).

Acara ini dalam rangka mengajak masyarakat untuk menggelar komitmen bersama mencegah perkawinan anak-anak di usia dini. 

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebagai Pembina Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur; Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Dra. Maria Ernawati, MM., PJ. Sekdaprov Jatim Wahid Wahyudi, Jajaran Pengurus PKK Jawa Timur; Ketua Bhayangkari Jawa Timur; Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Pimpinan Organisasi Wanita se-Jawa Timur, Ketua Unicef Jatim, Jajaran Kepala Dinas Pemprov Jatim yang terkait. 

Mengawali acara, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin mengatakan bahwa gerakan PKK dilakukan dengan cara partisipatif dan kerjasama. Program PKK berjalan dengan baik dan tepat sasaran karena sistem manajemen dilaksanakan dengan baik dan nuansa pembaharuan dalam gerakan PKK sesuai arah gerak pemerintah. Beliau melanjutkan bahwa potensi PKK yang dimiliki harus dipelihara dan digelorakan terus menerus.

“Di tahun 2022, HKG PKK Ke-50 tidak hanya sebagai syarat kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai perwujudan rasa gelora baru, energi baru, dan semangat baru sebagai mitra pemerintah. Karena itu PKK akan berpartisipasi dalam penggerakan untuk bangsa dan berbagi untuk sesama,” ungkap Arumi Bachsin.

Melanjutkan acara, dalam sambutan Khofifah sebagai Pembina TP PKK Provinsi Jawa Timur, Beliau menegaskan perlunya evaluasi gerak PKK untuk mencegah anak-anak tidak melakukan pernikahan dibawah usia. Intervensi yang dilakukan PKK haruslah lebih fokus sehingga wilayah yang masuk intensitas pernikahan usia anak yang tinggi bisa ditekan.

“PKK akan turun sosialisasi ke orang tua untuk mengedukasi masyarakat agar menghindari pernikahan usia dini. Ada persoalan kultur, sosial dan digital yang tidak bisa membatasi anak untuk meniru perilaku yang mengarah pada pernikahan anak, maka yang harus dilakukan adalah mengedukasi anak-anak untuk tidak meniru atau tidak melakukan,” ungkap Khofifah.

Khofifah melanjutkan bahwa kemiskinan struktural, yaitu kemiskinan turun-temurun bisa terjadi juga karena adanya pernikahan anak.

Khofifah melanjutkan, “ada pandangan bahwa orang tua meminta dispensasi pernikahan anak untuk memperingan kondisi ekonomi keluarganya, padahal setelah anak menikah akan tetap menjadi beban keluarga.”

Menutup acara, dilakukan penandatanganan Komitmen Bersama mendukung Cegah Perkawinan Anak (CEPAK) yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur dengan OPD, Ormas, LSM Peduli Perempuan dan anak, Kepala Dinas Provinsi Jawa Timur yang terkait, serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur. min

 

Berita Terbaru

Grand Final HGI City Cup 2026, 32 Pemain Domino Terbaik Indonesia Berlaga di Surabaya

Grand Final HGI City Cup 2026, 32 Pemain Domino Terbaik Indonesia Berlaga di Surabaya

Selasa, 30 Jun 2026 18:24 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 18:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Higgs Games Island (HGI), salah satu platform gaming strategi digital berbasis komunitas terbesar di Indonesia beberapa waktu lalu m…

Kemnaker dan Sampoerna Perkuat Hubungan Industrial Pancasila

Kemnaker dan Sampoerna Perkuat Hubungan Industrial Pancasila

Selasa, 30 Jun 2026 16:39 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 16:39 WIB

Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Rianto Probo Hartono, menegaskan bahwa hubungan industrial yang harmonis dibangun melalui kepercayaan, dialog, dan kolaborasi…

2 BUMD Perbankan Siap Kolaborasi dengan PT Jamkrida Jatim Perluas Akses Pembiayaan UMKM

2 BUMD Perbankan Siap Kolaborasi dengan PT Jamkrida Jatim Perluas Akses Pembiayaan UMKM

Selasa, 30 Jun 2026 16:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 16:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Dua BUMD perbankan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bank Jatim dan Bank UMKM Jawa Timur, menyatakan kesiapannya memperkuat k…

Kebijakan Efisiensi, Pemkab Lumajang Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Publik Masyarakat

Kebijakan Efisiensi, Pemkab Lumajang Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Publik Masyarakat

Selasa, 30 Jun 2026 15:13 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat tidak membuat pengelolaan aset daerah khususnya…

Seorang Mahasiswa di Ponorogo Dibekuk Polisi usai Bobol Rumah Kosong

Seorang Mahasiswa di Ponorogo Dibekuk Polisi usai Bobol Rumah Kosong

Selasa, 30 Jun 2026 15:13 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 15:13 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo,– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo berhasil membekuk seorang pemuda berinisial GAA (21) atas dugaan tindak pidana p…

JPU Soroti Dana CSR TPA Winongo: Uang Terkumpul, LPJ Tak Ada  ‎

JPU Soroti Dana CSR TPA Winongo: Uang Terkumpul, LPJ Tak Ada ‎

Selasa, 30 Jun 2026 15:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang korupsi dana CSR yang menjerat mantan Wali Kota Maidi mengungkap proyek urugan TPA Winongo senilai Rp600 juta dari  CSR PT He…