Catatan Penting LKPJ 2021 untuk Tuntaskan Amanah Rakyat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati. SP/DOC
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati. SP/DOC

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang dilakukan pada Senin (28/3/2022) lalu. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati menyebutkan ada beberapa catatan Pansus LKPj Walikota Surabaya tahun 2021.

Dalam permendagri 18 tahun 2020  tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah,  menyebutkan bahwa LKPJ 2021 harus menyertakan tindak lanjut rekomendasi LKPJ tahun 2020 atau tahun sebelumnya.

‘’Hal ini berarti kinerja pemerintah kota Surabaya tahun 2021 harus bisa menjawab rekomendasi dari LKPJ tahun 2020 sebagai tindak lanjut dalam bentuk program dan kegiatan pemerintah kota Surabaya’’ ujarnya, Jumat (08/04).

Berikut catatan Pansus LKPj Walikota Surabaya tahun 2021.

1. Jika dilihat dari parameter keberhasilan pembangunan, Surabaya sebagian besar sudah menunjukkan kinerja bagus dari pemerintah kota Surabaya, diantaranya angka pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi, diangka 4,29% yang tadinya minus 4,85 %.

Begitu juga dengan IPM (indeks pembangunan manusia, 82,31, katagori sgt tinggi) Surabaya  dalam standar hidup layak/kemampuan ekonomi/kualitas Pendidikan makin baik, begitu juga dengan gini ratio (0,351, artinya ketimpangan ekonomi di Surabaya relative keciil).

Namun  catatannya pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi sekaligus juga IPM yang menunjukkan kualitas pendidikan yang bagus ini belum linear dengan angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi di Surabaya.

Hal ini dalam pembahasan panjang dengan OPD dikarenakan akurasi data, proses intervensi dalam bentuk  program pemerintah kota  yang belum presisi  serta focus pada upaya pengentasan kemiskinan serta regulasi yang  belum mendukung, diantara regulasi yang akan dikuatkan di 2022 adalah investor harus menyertakan 40% tenaga kerjanya dari Surabaya, hal ini jelas akan menyerap lapangan kerja yang banyak.

2. Prosentasi rekomendasi LKPJ pansus 2020 yang harus ditindaklanjuti ditahun 2021 secara kualitatif dalam bentuk program kerja masih sangat perlu ditingkatkan, mungkin dari serapan dan kuantitas terlaksananya rekomendasi dalam bentuk kinerja OPD sebagian besar sudah tercapai, namun secara kualitatif masih banyak yang belum terealisasi di lapangan.

Sebagai contoh jamban, di lkpj pansus disebutkan bahwa pemkot harus menginisiasi legalitas program jamban pada lahan lahan yang bukan milik pemkot namun  di program 2021 belum terselesaikan, antrian masih diangka lebih dari 10.000 dan sebagian besar tertolak karena alas hak

3. Akurasi data data vital masyarakat Surabaya, terutama terkait dengan MBR, data kemiskinan, data pengangguran masih belum kuat, sehingga singkronisasi data antar dinas sekaligus dg propinsi, pusat serta BPS serta up dating data di tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan harus senantiasa dilakukan , karena sangat berpengaruh pada intervensi program baik dari pemkos, propinsi maupun pusat

4. Optimalisasi pendapatan dan efisiensi biaya perlu dilakukan dengan tegas dan menyeluruh, baik itu melalui meminimalisasi kebocoran di setiap kanal pendapatan. Digitalisasi system di setiap kanal pendapatan, maupun audit secara berkala terhadap seluruh kanal pendapatan, sebagai contoh PD pasar yang sampai dengan 20 tahun berdiri sama sekali belum pernah audit secara professional terkait stan pedagang, apakah itu dipindah tangankan, dijual atau disewakan,  banyak temuan terkait hal ini yang muncul, sampai dengan hari ini biaya sewa sangat murah, 100 ribu perbulan.na

Berita Terbaru

Jangan Main-main dengan Identitas: Pinjam Nama untuk Kredit Motor Berujung Penjara

Jangan Main-main dengan Identitas: Pinjam Nama untuk Kredit Motor Berujung Penjara

Kamis, 02 Jul 2026 11:12 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Putusan Pengadilan Negeri Surabaya dalam perkara penyalahgunaan identitas untuk pengajuan kredit kendaraan bermotor menjadi p…

Pererat Hubungan Kelembagaan, Bupati Serahkan Keris Khas Sumenep di Momentum Kehadiran Tamu Kehormatan

Pererat Hubungan Kelembagaan, Bupati Serahkan Keris Khas Sumenep di Momentum Kehadiran Tamu Kehormatan

Kamis, 02 Jul 2026 11:09 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pada setiap acara penting Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan penyerahan keris sebagai simbol penghormatan kepada…

Balai POM di Bima Gencarkan Edukasi sebagai Benteng Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Balai POM di Bima Gencarkan Edukasi sebagai Benteng Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Kamis, 02 Jul 2026 09:43 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 09:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima – Pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap peredaran narkoba, tetapi juga melalui p…

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik   ‎

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik  ‎

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana menambah 4.000 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) setelah proyek penerangan jalan dengan skema …

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari ) Ponorogo terus melakukan penanganan dugaan korupsi Tunjangan Perumahaan (TP) anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur menggelar Sarasehan Nasional untuk membahas rencana kebijakan standardisasi kemasan rokok…