Walau Sempat Diwarnai Bakar Ban Bekas, Demo Mahasiswa di Kantor DPRD Kota Blitar Berjalan Kondusif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para mahasiswa membakar ban bekas dalam aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kota Blitar. SP/Hadi Lestariono
Para mahasiswa membakar ban bekas dalam aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kota Blitar. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se Blitar Raya turut melakukan aksi demo di gedung Kantor DPRD Kota Blitar Senin (11/4-22).

Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Blitar dalam orasinya  menyuarakan aspirasinya sebanyak 6 tuntutan seperti yang mereka suarakan adalah penolakan perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu 2024, termasuk menyuarakan tentang kenaikan  harga BBM.

"Kami menolak penundaan pemilu dan pemilu presiden harus sesuai dengan konstitusi, kami juga menolak masa jabatan presiden 3 periode juga kenaikan BBM yang memicu kenaikan harga bahan pokok mengakibatkan terperosoknya perekonomian," tegas salah satu mahasiswa yang berorasi.

 

Dalam aksinya para mahasiswa sempat melakukan aksi berjalan mundur dari Jl. Jenderal Sudirman menuju Kantor DPRD Kota Blitar yang berada jl. Ahmad Yani sesampainya Kantor DPRD Kota Blitar mereka berhenti untuk berorasi bergantian.

Aksi mereka di jaga ketat dari Polres Blitar Kota dan tampak barisan terdepan beberapa Anggota Polwan.

Seperti yang disampaikan dari seorang mahasiswi, gerakan langkah mundur menuju kantor DPRD Kota Blitar menggambarkan kemunduran demokrasi yang sedang terjadi di pemerintahan saat ini.

"Aksi berjalan mundur ini sebagai simbol mundurnya demokrasi di Indonesia, sehingga pemerintah wacanakan Presiden harus menjabat tiga kali," ujar seorang mahasiswi yang mendapat tepukan meriah dari rekan rekanya.

Walau sempat para mahasiswa itu membakar ban mobil bekas, yang dilingkari oleh peserta demo, berjalan aman, dan pasukan polisi sempat mematikan kobaran api tersebut, para pendemo hanya melihat seorang polisi mematikan kobaran api dengan semprotan berwarna merah jingga, sehingga asap tebal membumbung.

Selain kritikan kritikan saat orasi tentang wacana presiden jabat tiga periode, para calon calon intelektual itu juga menyuarakan orasinya terkait kenaikan harga BBM.

"Rakyat sudah sengsara dengan harga kebutuhan bahan pokok dan BBM yang terus naik, wahai wakil rakyat mohon diperhatikan suara jeritan masyarakat, jangan enak enak mendapatkan fasilitas," ujar sang orator kembali yang mengenakan kacamata minus itu.

 

Untuk menjaga situasi yang kondusif, aksi puluhan mahasiswa itu mendapat penjagaan ketat dari sejumlah satuan pengamanan Polres Blitar Kota dan Kodim 0808 Blitar yang langsung dipimpin Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono dan Komandan Kodim 0808 Blitar Letkol Inf Didin Nasrudin Darsono.

Setelah para demonstran ditemui 3 Anggota DPRD Kota Blitar dari Komisi 2, mereka duduk bersama membacakan tuntutan, sedang Ket Komisi 2 memberikan jawaban akan menyampaikan suara mereka, yang diakhiri dibubuhkan tanda tangan petisi oleh kedua belah pihak.

 

Mengakhiri kegiatan mereka baik Kapolres Blitar Kota maupun Komandan Kodim 0808 Blitar menyampaikan terima kasihnya pada adik adik mahasiswa (HMI) menyampaikan orasinya dengan tertib dan santun. 

"Saya selaku Kapolres Blitar Kota bersama Bapak Dandim menyampaikan Apresiasi terhadap adik adik Mahasiswa dalam sampaikan tuntutan ke DPRD Kota Blitar dengan tertib, santun sehingga situasi sangat sangat harmonis, untuk itu sekali lagi saya menyampaikan terima kasih terhadap adik adik HMI, terus sukses dalam menuntut ilmu, Hidup Mahasiswa," kata AKBP Argowiyono yang mendapat sambutan tepuk tangan disertai ucapan serempak Aamiin dari Mahasiswa." Les

Berita Terbaru

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional serta memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan strategis, Komisaris PT PLN (…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menindaklanjuti keberangkatan jemaah haji di Indonesia, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan mencatat…

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Hamparan pesisir di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, kini tak lagi sepenuhnya laut. Di sejumlah titik, air telah berganti menjadi d…

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…