Lestarikan Musik Tradisional, Siswa SMP YPPI 1 Surabaya Pentaskan Musik Karawitan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Siswa SMP YPPI 1 Surabaya saat pentas musik karawitan/ foto: Sem
Siswa SMP YPPI 1 Surabaya saat pentas musik karawitan/ foto: Sem

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "E'a, e'o, e'a, e'o," begitu teriakan siswa-siswi yang terdengar dari lantai dua ruangan kesenian SMP Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Indonesia (YPPI) 1 Surabaya. 

Bukan tanpa nada, teriakan ini adalah kata pembuka untuk lagu khas Jawa Tengah Cublak-cublak Suweng. Dengan tabuhan alat musik kulintang, gamelan dan ayunan angklung, menambah harmoni nada karawitan dalam lantunan itu.

Menariknya, alat-alat musik tradisional itu dimainkan oleh siswa-siswi SMP kelas 7 dan 8. Kurang lebih 17 anak yang memainkan alat musik karawitan tersebut.

"Ini pertama kali saya main alat musik tradisional. Senang sekali, alat musiknya juga enak dan gak begitu susah dimainkan," kata William salah satu siswa usai memainkan musik karawitan, Selasa (12/04/2022).

Dalam formasi musik karawitan, William memainkan alat musik gamelan. Menurutnya, kesulitan terbesar memainkan gamelan terletak pada ketukan dan nada.

"Yang penting hafal not-nya sama ketukannya, pasti bisa," aku William.

Pelajaran alat musik tradisional sendiri, masuk dalam kurikulum pembelajaran di SMP YPPI 1 Surabaya, dengan mata pelajaran seni musik. 

Guru mata pelajaran seni musik Anik Prabowo menjelaskan, pengenalan musik tradisional kepada siswa SMP merupakan salah satu upaya dari sekolah melestarikan alat musik tradisional sejak dini.

Lebih lanjut ia jelaskan, pentas musik karawitan kali ini merupakan langkah awal atau uji coba sekolah untuk mengadakan pembelajaran khusus untuk musik tradisional.

"Ya ini bagian dari melestarikan alat musik tradisional. Anak-anak kita latih dan ternyata mereka senang dengan alat musik ini," kata Anik.

Senada dengan itu, Kepala Sekolah SMP YPPI 1 Surabaya Titris Hariyanti Utami menjelaskan, pihaknya akan memasukan pembelajaran khusus musik tradisional pada semester depan. Tujuannya adalah agar anak dapat mendalami lebih lanjut tentang musik tradisional.

"Kita juga akan adakan ekskul namanya harmoni nada, di dalamnya ada musik tradisional. Jadi setelah mendapatkan materi di kelas, praktek lebih lanjutnya bisa diekskul," katanya. (Sem).

Berita Terbaru

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Saat ini progres revitalisasi Pasar Banyuwangi telah mencapai sekitar 95 persen dan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek juga turut serta…

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mendorong percepatan transformasi digital pelaku usaha m…

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang musim haji 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Tenaga Kesehatan Haji Kloter asal Kota Malang, memastikan telah…

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Demi menjaga keterbatasan stok dan menstabilkan harga minyak MinyaKita, kini Satgas Pangan Pasuruan mendistribusikan 9.600 liter…

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna agar para siswa lebih fokus untuk belajar, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Pamekasan, Jawa Timur melarang semua siswa…