Pemkab Pasuruan Realisasikan Bantuan Kepada Warga yang Terkena Bencana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wabup Gus Mujib Imron saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya. SP/Ris
Wabup Gus Mujib Imron saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya. SP/Ris

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Wakil Bupati Pasuruan A Mujib Imron mendatangi lokasi banjir di Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek. Lokasi itu merupakan titik terparah terdampak banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Welang.

Wakil bupati yang akrab disapa Gus Mujib ini langsung menemui Kamil, pemilik rumah yang hancur tersapu banjir. Kamil dan keluarga sedang ditampung di rumah cucunya yang bersebelahan dengan rumahnya.

Saat bertemu wakil bupati, Kamil lebih banyak diam. Dia tampak masih syok dengan bencana yang menimpanya. Putra Kamil, M Asad, mewakili ayahnya menjawab setiap pertanyaan orang nomor dua di Kabupaten Pasuruan itu.

Gus Mujib kemudian menyerahkan bantuan kedaruratan berupa sembako, peralatan tidur, peralatan mandi dan obat-obatan.

Setelah bertemu Kamil, Gus Mujib melihat kondisi rumah Kamil. Bangunan yang terbuat dari batu-bata itu hancur rata dengan tanah dan hanya tersisa puing-puing. Sebagian reruntuhan bangunan terbawa air bah. Bambu dan kayu kandang kambing milik Kamil juga hancur.

Kita turun untuk melihat kondisi masyarakat terdampak banjir. Pertama kami melihat manusianya. Alhamdulillah tidak ada korban. Ada beberapa rumah yang rusak. Dinas Perkim saya minta segera asesmen agar dipercepat bantuan pemulihan rumah," kata Gus Mujib, Jumat (22/4)

Selain bantuan fisik, pihaknya juga ingin ada tim yang memantau kondisi psikologis korban.

"Kepala puskesmas saya minta untuk sambang ke sini dengan membawa obat dan vitamin serta dan ada tim healing untuk trauma," jelas Gus Mujib.

Anak Kamil, M Asad, mengatakan ayahnya mengalami trauma karena musibah yang tidak disangka sebelumnya. Sebab, kejadian rumah ambruk akibat banjir baru terjadi kali ini di desanya.

"Nggak luka, pas air tinggi semua menyelamatkan diri. Tapi masih trauma," kata Asad.

Asad mengatakan, saat air Sungai Welang tinggi dan arus deras, ayahnya dan penghuni rumah lain menyelamatkan diri.

"Tembok (penahan tanah) sungai jebol dan menghantam rumah. Enam kambing mati dan ada yang hanyut. Di sini sering banjir tapi tidak pernah gini," ungkapnya.

Segera dari rumah Kamil, Gus Mujib memantau jembatan gantung yang rusak terdampak banjir. Dia juga mendatangi warga lain yang rumahnya rusak. ris

 

Berita Terbaru

Hingga Akhir 2026, DKPP Pastikan Ketersediaan Beras di Ngawi Aman

Hingga Akhir 2026, DKPP Pastikan Ketersediaan Beras di Ngawi Aman

Senin, 05 Okt 2026 14:28 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi memastikan ketersediaan beras di…

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Antrean BBM di Kota Madiun Mengular Lagi, Buntut Stok Pertalite Langka

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Buntut kelangkaan Pertalite yang kembali terjadi di Kota Madiun, membuat  sejumlah stasiun pengisian bahan bakar, antrean mengular …

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Sehabis Pesta Miras, Dua Pemuda di Blitar Perkosa Remaja Putri 16 Tahun di Kos-kosan

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

Senin, 05 Okt 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Peristiwa yang menjadi buah bibir masarakat di Wilkum Polsek Wlingi itu membuat geram masarakat, karena remaja putri sebut saja…

Festival Nyusu Bareng Gerakkan Ekonomi dan Potensi Wisata Dusun Brau

Festival Nyusu Bareng Gerakkan Ekonomi dan Potensi Wisata Dusun Brau

Senin, 05 Okt 2026 12:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui Festival Nyusu Bareng 2026 bertajuk “Susumu, Semangatku”, Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu, mengembangkan identitas wis…

Pemkab Lumajang Lindungi Petani dan Konsumen di Tengah Kenaikan Harga Cabai

Pemkab Lumajang Lindungi Petani dan Konsumen di Tengah Kenaikan Harga Cabai

Senin, 05 Okt 2026 12:40 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai upaya dalam melindungi petani hingga konsumen dari tekanan kenaikan harga sekaligus memastikan petani tetap memperoleh…

Lewat Jemput Bola, Pemkab Lumajang Dorong Perluasan Layanan Adminduk Digital

Lewat Jemput Bola, Pemkab Lumajang Dorong Perluasan Layanan Adminduk Digital

Senin, 05 Okt 2026 12:27 WIB

Senin, 05 Okt 2026 12:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui sistem jemput bola, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperluas akses layanan digital administrasi…