Curi Emas 1 Kg Milik Kakak Ipar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Gendrarto menjalani sidang di PN Surabaya via video call. SP/Budi Mulyono
Terdakwa Gendrarto menjalani sidang di PN Surabaya via video call. SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gendrarto didakwa melakukan pencurian emas seberat satu kilogram milik korban sekaligus kakak iparnya, Maria Terry Endiawati. Atas perbuatannya itu korban mengalami kerugian total Rp 1 miliar. 

Peristiwa pencurian itu sendiri terjadi saat terdakwa bersama istri dan kedua anaknya tinggal di rumah korban yang sedang direnovasi, di Jalan Tanjungsari. Korban ketika itu meninggalkan rumah lantaran sedang bekerja di kota Semarang. 

Kemudian, suatu ketika terdakwa melihat melihat kunci brankas yang masih menancap di lubang kunci dan pintu brankas dalam keadaan sedikit terbuka. Akhirnya timbul niat jahat terdakwa untuk membuka brankas di dalam kamar tersebut tanpa seijin pemiliknya.

Dari dalam brankas tersebut, terdakwa mengambil 93 macam perhiasan emas berupa cincin, gelang, giwang, liontin dan kalung dengan berat seluruhnya lebih kurang 998,35 gram. Setelah berhasil mengambil perhiasan emas tersebut kemudian terdakwa jual dan digadaikan satu persatu.

Saat melakukan penjualan atau menggadaikan, terdakwa meminta tolong kepada kepada tukang yang merenovasi yakni Mulyo Budi Santoso (berkas terpisah). Setiap menjual dan menggadaikan perhiasan tersebut, terdakwa memberi upah sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu.

"Dari hasil penjualan tersebut, terdakwa memperoleh hasil Rp 200 juta yang diakui telah habis untuk membayar hutang dan menebus perhiasan hasil dari pencurian sebelumnya di pegadaian," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwarti saat membacakan dakwaannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (17/5).

Selanjutnya terdakwa akhirnya ditangkap petugas polisi pada Jum’at (18/2) sekira pukul 16.00, di rumah Jalan Simo Sidomulyo Gg VI No. 49 Surabaya.

"Bahwa perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 362 KUHP," ucap JPU. 

Terhadap dakwaan tersebut, saat diminta tanggapannya terdakwa membenarkan. " Benar Yang Mulia," ujar terdakwa. Nbd

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…