Pemkab Pasuruan : Tenaga Pendamping Sangat Berperan Terhadap Validasi Data PKH

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Pendamping PKH Dinas Sosial kabupaten Pasuruan. SP/Ris
Tim Pendamping PKH Dinas Sosial kabupaten Pasuruan. SP/Ris

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Wakil Bupati Mujib Imron tak jemu-jemunya berpesan kepada tenaga SDM Program Keluarga Harapan (PKH) agar menjaga validitas data dalam melaksanakan tugasnya. Yakni mencocokkan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada dengan kondisi terbaru di lapangan.

Hal itu dapat dilakukan berdasarkan laporan dari pendamping dengan data yang ada di bank. Berikut mengacu kepada data KPM yang sudah transaksi dan belum transaksi. Tujuannya tidak lain guna memastikan betul masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh jaminan sosial dari Pemerintah.

Dalam Rekonsiliasi Tahap I Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) yang dilaksanakan di Hotel Tretes Raya Prigen, Jumat (27/5)tersebut, Wakil Bupati menyatakan bahwa tugas tenaga SDM bantuan sosial PKH sangat mulia. Hal itu dikarenakan turut serta membantu Pemerintah dalam melindungi serta memberdayakan masyarakat. Hal itu sejalan dengan yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Jaminan Sosial yang menyebutkan tugas Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Daerah yang berkewajiban mendekatkan diri dengan masyarakat. Fokusnya, membangun masyarakat yang hebat, kuat dan juga sehat.

Masih dalam momen yang sama, Gus Mujib sapaan familiar Pengasuh Pondok Pesantren Al Yasini tersebut menggarisbawahi terkait esensi agenda rekonsiliasi penerima bantuan sosial di Kabupaten Pasuruan. Selain berhubungan dengan pendampingan terhadap masyarakat pra sejahtera dalam sinkronisasi data, forum koordinasi tersebut juga membahas lebih detil upaya pemberdayaan KPM menjadi masyarakat yang berdaya. Maka dari itu, Gus Mujib mewanti-wanti kepada seluruh Pendamping PKH agar jangan sampai ada masyarakat yang lemah dan tidak mampu yang tidak mendapat jaminan sosial.

“Tugas ini saya yakin panjenengan membantu masyarakat kurang mampu menjadi berdaya. Sesuai bagaimana membangun manusia yanSg utuh. Oleh karena itu, kegiatan rekonsiliasi wajib dilakukan untuk benar-benar memastikan siapa saja PKH yang berhak menerima bantuan sosial. Jangan sampai ada yang tidak mampu tapi tidak masuk dalam pendataan,” pesannya dalam forum yang terlebih dahulu diawali dengan pemaparan laporan kegiatan pelaksanaan PKH di Kabupaten Pasuruan oleh Kepala Dinas Sosial tersebut.

Lebih lanjut, Gus Mujib menyatakan bahwa rakyat yang cerdas juga merupakan tanggung jawab dari Pemerintah. Hal itu juga yang saat ini terus dioptimalkan Pemerintah dalam serangkaian tugas dan fungsinya, menjamin ketersediaan sarana pendidikan  masyarakat.

“Rakyat cerdas dan sehat ini adalah bahasa Undang undang. Karena Pemerintah harus menjamin tersedianya sarana pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat. Jadi cerdas dan sehat ini adalah amanah. Disini pentingnya rekonsiliasi tahap pertama dan disusul tahap kedua ini intinya panjenengan harus bangga masuk dalam SDM PKH,” pungkasnya.

Diketahui, selain punya andil dalam penyaluran bantuan sosial PKH, Pendamping juga berkewajiban untuk melakukan pemutakhiran data. Memastikan setiap ada perubahan sebagian atau seluruh data anggota KPM PKH. Termasuk memastikan Bansos PKH diterima KPM tepat jumlah dan tepat sasaran. ris

Berita Terbaru

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…