Rumah Padat Karya Pemkot Surabaya Harus Parsial

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Josiah Michael. SP/ALQ
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Josiah Michael. SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Josiah Michael menilai, program pemberdayaan ekonomi warga melalui ‘Rumah Padat Karya’ Pemkot Surabaya harus parsial. 

 “Jangan Cuma sekedar program saja, tapi program Rumah Padat Karya harus parsial. Artinya, Pemkot Surabaya harus melakukan pemasaran hasil produk warga, bagaimana memanage keuangan, jika itu tidak dilakukan maka saya katakan akan sia-sia program tersebut,” ujar di Surabaya.

Josiah mengatakan, Pemkot Surabaya memang benar benar memanfaatkan program tersebut untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. Josiah menilai, kelemahan Pemkot selama ini mengerjakan segala seuatu secara parsial. 

"Aku suka (program) itu, keren! Tapi  harus paham dulu, produksi, permodalan dan pemasarannya,” tegas politisi milenial PSI Surabaya ini.

Menurut Josiah, dalam program tersebut nantinya warga juga harus dikawal, bagaimana menjaga kuakitas hasil produksi dan mengelola keuangannya. Karena bila  pengelolaan keuangan buruk maka usaha tersebut rentan mengalami kegagalan. 

"Ini yang sangat penting. Ketika kita memang usaha, semua bisa cari duit, bahkan mohon maaf, modal sempritan pun di pinggir jalan bisa dapat duit,” beber Josiah. 

Maka Josiah meminta, Pemkot jangan hanya fokus satu titik lagi, yakni parsial. Namun harus paket komplit sampai cara pemasarannya dipandu. 

Josiah menjabarkan Pemkot selama ini dipandang bukan dari karangan wirausaha. Sehingga, pihaknya berinisiatif membuat sister company, menjadikan perusahaan besar di Surabaya sebagai mentor membidangi pengusaha-pengusaha UMKM baru. 

"Nantinya, hal itu memang benar-benar dapat menularkan ilmunya, bekerja sama dan menggandeng pihak swasta," kata politisi PSI ini. 

Dari sudut pandangnya, cara tersebut sangat ideal. Namun apabila menemui kendala, minimal jangan parsial dulu. Pemkot diminta menyiapkan modalnya secara matang, mengingat BPR sudah ada program Puspita. 

"Kalau memang tidak bisa, mungkin lihat bagaimana caranya supaya permodalnya masuk. Setelah itu, membuat produksinya, cara pemasarannya,” papar Josiah. 

Soal pemasaran dalam program ini, Pemkot yang mencarikan buyer, tetapi Josiah  berharap bukan seperti itu, akan tetapi diajarkan cara-cara pemasaran, supaya mereka bisa survive tanpa bergantung kepada pemkot. Strategi pemasaran bisa secara konvensional atau digital marketing. Dikatakan, digital marketing bukan cuma diajarkan market place. Tapi strategi bagaimana produksinya bisa terjual. "Itu harus diajarkan semua. Kalau memang niat membantu warga supaya entas dari kemiskinan," seru Josiah. 

Kalau Pemkot hanya menyediakan lahan. Josiah menegaskan itu tidak bakalan berhasil, dan dikatakan parsial lagi. "Itu enggak bisa, kalau mengangkat, mengentas masyarakat, dari A sampai Z harus diajarkan," imbau Josiah. 

"Kalau cuma begitu doang. Ya sudah, enggak lama pasti selesai. Pemkot tidak akan sanggup karena memang selama ini pekerjaannya bukan mencari profit," tukas Josiah. 

Maka sekali lagi Josiah mengimbau, Pemkot harus bekerja sama dengan pengusaha. "Itu yang paling utama, solusinya bekerjasama dengan pengusaha, karena pengusaha selain membuka lapangan pekerjaan, kehadiran mereka juga bisa menguntungkan warga sekitar, tularkan ilmunya," urai Josiah. 

Ditegaskan lagi, pemkot tidak akan berhasil tanpa menggandeng pengusaha, sebab pemkot tidak terbiasa mencari laba dan kerjanya selama ini dinilai parsial berdasarkan dinas tertentu. "Iya itu karakter yang terbentuk," ketus Josiah. 

Ia menuturkan, jika backgroundnya bukan pengusaha. Kemudian Pemkot mendesak  jadi pengusaha, misalnya cuma disediakan mesin, modal awal, bahan kemudian tempat. Lantas bagaimana cara memasarkannya, mengelola keuangannya gimana?. "Enggak diajari bisa ta? Itu  namanya usaha yang sia sia, pemborosan,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam saat Menyeberangi Sungai untuk Memancing di Ponorogo

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam saat Menyeberangi Sungai untuk Memancing di Ponorogo

Sabtu, 19 Sep 2026 23:39 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 23:39 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo — Seorang remaja berusia 14 tahun, Ilham Tazali, tewas tenggelam di Sungai Kedung Galok, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten P…

Menang Lawan Tuan Rumah Persiba Balikpapan 0-1, Persela Puncaki Klasemen  Liga 2 Penggadaian  Championship

Menang Lawan Tuan Rumah Persiba Balikpapan 0-1, Persela Puncaki Klasemen Liga 2 Penggadaian Championship

Sabtu, 19 Sep 2026 21:42 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 21:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan berhasil membawa pulang poin penuh setelah menundukkan tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor tipis 0-1 dalam l…

Resmikan Fakultas Kedokteran Pada Perayaan 100 Tahun Gontor Ponorogo, Presiden RI Ingatkan Santri  Lanjutkan Perjuangan

Resmikan Fakultas Kedokteran Pada Perayaan 100 Tahun Gontor Ponorogo, Presiden RI Ingatkan Santri  Lanjutkan Perjuangan

Sabtu, 19 Sep 2026 20:58 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo — Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026), dalam rangka m…

Usai Pelunasan, Nasabah Keluhkan Penyerahan BPKB Tertunda di PT Sinarmas Multifinance Madiun

Usai Pelunasan, Nasabah Keluhkan Penyerahan BPKB Tertunda di PT Sinarmas Multifinance Madiun

Sabtu, 19 Sep 2026 20:55 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 20:55 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Seorang nasabah PT Sinarmas Multifinance Cabang Madiun mengeluhkan BPKB kendaraan miliknya yang belum dapat diambil meski kewaj…

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

NSL Season 4 Bawa Liga Basket Pelajar Surabaya ke Lima Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Nextgen Student League (NSL) memasuki musim keempat dengan cakupan kompetisi yang lebih luas. Kompetisi basket pelajar yang lahir di S…

60 Kepala Sekolah Madrasah  Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

60 Kepala Sekolah Madrasah Ma’arif NU Lamongan Dilantik, Didorong Cetak Kader NU Masa Depan

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebanyak 60 kepala sekolah Madrasah di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Lamongan resmi dilantik, Sabtu (19/9/2026), ya…