KPPBC Tanjung Perak Diduga Lepas Barang Tangkapan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPPBC Tanjung Perak
KPPBC Tanjung Perak

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - KPPBC Tanjung Perak diduga melepas barang tangkapan. Berdasarkan nota hasil Intelijen Kepala Subdirektorat KPPBC Tanjung Perak, tanggal 21 Maret 2022, maka akan dilakukan pemeriksaan fisik barang ekspor atas nama CV.Basmalah Jaya Abadi atas PEB 050043 tanggal 20 Maret 2022.

Surat pemberitahuan pelaksanaan pemeriksaan yang ditandatangani Samid a/n Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan, menerbitkan Keputusan No.565/KBC.1101/2022 Tentang Penetapan Barang Ekspor Sebagai Barang Yang DiKuasai Negara.

Surat yang diteken Sodikin sebagai Kepala Kantor pada 21 April 2022, sebagai barang yang dikuasai negara tersiar kabar dapat 'dibebaskan'. 

Hasil investigasi yang diperoleh Surabaya Pagi menyebutkan, barang-barang ekspor yang dalam pemeriksaan KPPBC karena suatu masalah, masih terdapat peluang untuk dimiliki pemilik barang dengan cara melobi pejabat berkompeten KPPBC.

"Pemilik barang biasanya menggunakan seseorang yang mempunyai kedekatan dengan orang dalam meski membayar mahal," terang sumber dilapangan.

Besaran dana untuk biaya 'tebus' jumlahnya cukup besar, sekira 50 juta hingga 100 juta. Penentuan nilai ambil barang petugas melihat dari invoice. "Petugas tahunya dari tagihan invoice, kalau nilai invoicenya besar tentu nilai lobynya juga besar," tambahnya ke Surabaya Pagi. 

Dalam Nota Pelayanan Ekspor (NPE) yang diajukan CV.Basmalah Jaya Abadi tertera berat kotor sebanyak 20,246.0000 Kgm, dengan ukuran 40 feet dan nomor CMAU 6444120 dengan jumlah 34394 PK. Sementara dari Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) disebutkan pada kolom Pos tarif/HS perlengkapan furniture dengan jumlah dan jenis satuan/volume yang berbeda. 

Dalam PEB itu tidak dijelaskan oleh eksportir jika dalam kontainer uk.40 feet dengan nomor CMAU 6444120 juga terdapat barang-barang lainnya, seperti shampo, sabun mandi, saos, tepung, baju, selimut, sprei, bahan makanan dan lain-lain.

Karena terdapat ketidaksesuaian dokumen dan fisik barang, tambah sumber Surabaya Pagi maka petugas melakukan pemeriksaan dan pencegahan. "Meski nantinya dilakukan pelelangan karena status barang yang dikuasai negara, pihak pemilik menginginkan jika pemenang lelang tetap CV.Basmalah Jaya Abadi,"terangnya. 

Surabaya Pagi yang berusaha melakukan konfirmasi ke Samid, selaku Kepala Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tanjung Perak selama dua hari, Kamis (2/6) dan Jum'at (3/6) tidak direspon dan terkesan menghindar. eru

Berita Terbaru

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan Perubahan Anggaran…

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Penerapan teknologi kini mulai dirasakan di sektor pertanian. Bagaimana tidak, baru-baru ini para petani di Kabupaten Trenggalek…

Mulai Pilah dari Rumah, Pemkab Catat Produksi Sampah di Jombang Tembus 530 Ton per Hari

Mulai Pilah dari Rumah, Pemkab Catat Produksi Sampah di Jombang Tembus 530 Ton per Hari

Minggu, 19 Jul 2026 15:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti produksi sampah di Kabupaten Jombang mencapai sekitar 530 ton per hari, saat ini masalah tersebut telah menjadi…

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Sepi Pembeli, Harga Daging Sapi di Pasar Porong Tembus hingga Rp140 Ribu/Kg

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pada umumnya, setelah Hari Raya Idul Adha harga daging umumnya cenderung turun karena pasokan melimpah. Namun tahun ini justru…

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Usai MBG Kembali Beroperasi, Harga Ayam Melonjak di Kota Malang Alami Kenaikan

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Diduga akibat beroperasinya kembali SPPG untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sejumlah komoditas khususnya harga…

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Petani Meringis! Tanaman Sayur Busuk dan Mati Dampak Fenomena Embun Upas di Ijen Bondowoso

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Kawasan Ijen, Bondowoso kembali diselimuti fenomena embun upas atau embun salju yang menciptakan pemandangan yang eksotis,…