Kasus Pernikahan Manusia dan Kambing

Gus Choi Sebut Bakal Beri Sanksi Tegas Kepada Kader Partai Nasdem yang Terlibat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Effendy Choirie. SP/Grs
Effendy Choirie. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kasus pernikahan manusia dengan seekor kambing di Gresik yang melibatkan anggota DPRD Gresik dari Fraksi Partai Nasdem, Nur Hudi Didin Arianto alias Ki Ageng Nur Hudi bakal berdampak pada kepercayaan masyarakat yang akan berakibat merosotnya perolehan suara partai besutan Surya Paloh.  

Dalam kasus pernikahan aneh itu, Nur Hudi mengaku hanya menyediakan pesanggrahan miliknya dan juga sebagai pengundang tokoh masyarakat dan ulama, termasuk Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik Muhammad Nasir yang notabene rekan se-fraksinya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Nasdem Effendy Choirie mengatakan, pernikahan manusia dengan hewan dengan cara Islam terlalu sensitif. Apalagi dengan 'nyenggol' syariat Islam, sehingga akan berdampak luas terhadap eksistensi Partai Nasdem khususnya di Gresik. 

Menurut Gus Choi, panggilan karib Effendy Choirie, mereka harus bertaubat karena kasus yang sangat sensitif ini bisa mencelakakan partai. "Gawat. Celaka, kalau gak segera taubat, bisa hancur Nasdem Gresik," katanya, Jumat (10/6)

Ditegaskan Gus Choi, dirinya mengingatkan kepada seluruh kader seluruh Indonesia agar menjaga perilaku dan tutur katanya di tengah-tengah masyarakat. Partai akan bertindak tegas kepada anggotanya yang berperilaku menyimpang termasuk yang terjadi di Gresik. 

"Semua kader partai apalagi jadi wakil rakyat apabila melakukan berbagai aktivitas harus bertitik tolak dari fungsinya dan memperhatikan nilai agama dan tradisi positif yg berlaku di masyarakat. Gak boleh bikin aneh-aneh dan bikin gaduh," tutur politisi asal Gresik ini.

Gus Choi sepakat dengan fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik yang diketuai oleh KH Mansoer Shodiq dengan memutuskan adanya penistaan agama yang dilakukan oleh anggota partainya. Ia bahkan mengaku jika Partai Nasdem akan memberikan sanksi tegas sambil menunggu aparat penegak hukum bekerja.

"Saya setuju dengan pendapat MUI, NU, Muhammadiyah dan lainya sambil menunggu aparat hukum bekerja. Mereka harus bertaubat nasuha, untuk tidak mengulangi cara-cara yang bertentangan dengan agama. Partai harus memberi peringatan keras kepada kader-kadernya yang melakukan pelanggaran," tegasnya lagi.

Informasi dari sejumlah pihak saat ini penyidik Satreskrim Polres Gresik, Jumat (10/6) hari ini mulai memanggil para pelapor kasus nikah yang dianggap merendahkan syariat Islam itu.

"Hari ini penyidik mulai bekerja yakni melakukan lidik, hari ini memanggil salah satu pelapor. Dan seterusnya akan melakukan pemanggilan saksi-saksi dan pelakunya. Yang pasti kasus ini menjadi perhatian khusus publik sehingga penyidik akan bekerja keras untuk segera menuntaskan kasus ini," ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya, Jumat (10/9). grs

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…