Pakar Hukum Sesalkan Minimnya Informasi Pengusutan Kasus Penistaan Agama di Gresik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wayan Titib Sulaksana.  SP/Grs
Wayan Titib Sulaksana.  SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Pemerhati hukum asal Surabaya I Wayan Titib Sulaksana menyayangkan terbatasnya informasi proses penanganan kasus penistaan agama yang kini ditangani Polres Gresik. Seharusnya kepolisian  lebih terbuka dan transparan kepada pers agar masyarakat yang mengikuti kasus ini tahu perkembangannya.

Hal itu disampaikan Wayan menanggapi keluhan awak media mengenai ketertutupan pihak Polres Gresik dalam memberi informasi kasus penistaan agama pernikahan manusia dengan seekor kambing yang melibatkan anggota DPRD Gresik.

"Kejahatan penistaan terhadap agama adalah tindak pidana umum dan sudah jadi perhatian masyarakat. Jadi tidak ada alasan hukum yang sah dan membenarkan untuk menutup-nutupi atau menghalang-halangi masyarakat untuk menanyakan perkembangan kasus penistaan agama ini," kata Wayan yang juga ahli hukum Unair Surabaya.

Oleh karena itu, pinta Wayan, wajib hukumnya atau fardu ain utk menjelaskan sampai di mana proses penanganan kasusnya.

Diingatkan Wayan yang juga advokat ini, mereka yg terlibat kasus ini adalah orang-orang yang sangat paham Agama Islam, tapi justru menista akidah Islam itu sendiri.

"Sahabat-sahabat jurnalis jangan pernah bosan untuk terus mengawal kasus ini," harap Wayan kepada awak media di Gresik.

Kepada para penyidik, Wayan minta agar meteka tidak usah ewuh pakewuh meski yang terlibat anggota dewan. "Penyidik ojok pakewuh enggak onok hubungane dengan jabatan anggota dewan, ini tanggung jawab pribadi, ojok disangkut-sangkutkan dengan lembaga DPRD Gresik," katanya.

Sementara Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro dalam keterangan singkatnya menyebutkan bila kasus penistaan agama sudah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. "Sudah naik sidik, Bang," kata Wahyu melalui pesat WhatsApp, Senin (20/6).

Namun disayangkan Kasatreskrim enggan mengungkapkan perkembangan kasus selanjutnya. Apakah dengan dinaikkannya ke tingkat penyidikan dengan sendirinya mereka sudah mengirim SPDP ke pihak kejaksaan? Lantas siapa saja tersangka dalam kasus yang menjadi atensi masyarakat Gresik itu?

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …