Rusia Klaim Siap Perang Dunia ke-3, Akan Rebut Alaska dari AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Moskow- Hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat (AS) makin panas. Ketegangan ini dapat memicu perang antara kedua negara. Kemungkinan ini diutarakan langsung oleh teman dekat Presiden Rusia Vladimir Putin, Vyacheslav Volodin.

Volodin, yang saat ini menjabat sebagai ketua parlemen Rusia, Duma Negara, mengatakan bila perang terjadi, Rusia akan menyerbu AS dari Alaska. Ia menyebutkan bahwa wilayah kedaulatan dari Washington itu sebenarnya merupakan milik Moskow.

"Ketika mereka (anggota parlemen AS) mencoba untuk mengambil aset kami di luar negeri, mereka harus menyadari bahwa kami juga memiliki sesuatu untuk diklaim kembali," kata Volodin dalam pertemuan dengan pejabat Rusia pada hari Senin, mengutip Newsweek, Selasa (12/7/2022).

Alaska pernah menjadi bagian dari Rusia sampai AS membeli wilayah itu pada 30 Maret 1867 dengan harga US$ 7,2 juta. Kemudian, Alaska dijadikan sebagai salah satu negara bagian Negeri Paman Sam pada 1959 bersama dengan Hawaii.

Selain itu, Daratan Alaska dan Rusia haya berjarak 55 mil. Ini terlihat dari titik terdekat mereka antara Semenanjung Seward Alaska dan Semenanjung Chukotka Rusia.

Meski tak menyinggung perang, seorang anggota parlemen Rusia lain, Oleg Matveychev, juga mendesak pengembalian semua properti Rusia di luar negeri.

"Rusia harus mencari pengembalian semua properti milik kekaisaran Rusia, Uni Soviet dan Rusia saat ini, yang telah disita di Amerika Serikat, dan seterusnya," katanya.

"Ini juga termasuk Alaska," ujarnya lagi saat berbicara di televisi nasional, dikutip media yang sama.

 

Ancam NATO

Rusia juga mengancam NATO akan terjadinya Perang Dunia 3. Ini dikatakan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev.

Hal itu terkait wilayah Ukraina yang dianeksasi Kremlin sejak 2014, Krimea. Setiap "pelanggaran" yang dilakukan aliansi itu di semenanjung Krimea akan dianggap sebagai deklarasi Perang Dunia 3.

"Bagi kami, Krimea adalah bagian dari Rusia. Dan itu berarti selamanya. Setiap upaya untuk melanggar batas Krimea adalah deklarasi perang terhadap negara kami," tegas Medvedev , dikutip Reuters beberapa waktu lalu.

"Dan jika ini dilakukan oleh negara anggota NATO, ini berarti konflik dengan seluruh aliansi Atlantik Utara; Perang Dunia Ketiga. Sebuah bencana total," tambahnya.

Di kesempatan yang sama Medvedev juga mengancam Swedia dan Finlandia yang selangkah lagi hendak bergabung NATO. Rusia, kata dia, akan memperkuat perbatasannya dan akan "siap untuk langkah-langkah pembalasan".

Meski demikian, mayoritas negara PBB mengecam tindakan Rusia karena melanggar kedaulatan negara lain. Laporan PBB menyebut sudah ada lebih dari 4.700 warga sipil yang tewas serta lebih dari 6 juta warga Ukraina mengungsi. rtr/afp

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…