Diduga Terlibat Kasus Penembakan Sang Istri, Seorang Anggota TNI di Semarang Menghilang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi Penembakan
Ilustrasi Penembakan

i

SURABAYAPAGI.COM, Semarang - Suami korban penembakan Rina Wulandari di Semarang merupakan seorang anggota TNI, Kopral Dua Muslimin,  Muslimin dicurigai terlibat dalam penembakan dan keberadaannya masih misterius.

TNI dan Polri menyelidiki kasus ini. Setelah penyelidikan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan bahwa Kopda M diduga terlibat dalam insiden penembakan istrinya. TNI sudah memeriksa saksi-saksi dan bukti elektronik.

"Karena sudah pemeriksaan bukan hanya saksi, tapi juga dari elektronik dan semuanya mengarah ke sana (suami terlibat). Jadi itulah yang kami dapatkan sejauh ini. Hanya sekarang kan suami korban ini lari, dan ini sedang kita cari dan ini kita tidak akan berhenti," kata Andika usai memberi pembekalan kepada taruna/taruna AAL, di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Jumat (22/7).

Pada Senin (18/7) Rini Wulandari ditembak orang tidak dikenal di depan rumahnya, di Banyumanik, Semarang. Pelaku diketahui sebanyak dua orang dengan mengendarai sepeda motor. Pelaku melepaskan dua tembakan yang mengenai perut korban. Akibatnya, Rina mengalami luka bagian perut dan kini dalam perawatan medis di rumah sakit.

Awalnya, Muslimin mengantar sang istri ke rumah sakit dan menunggu operasi pengangkatan proyektil peluru. Namun di hari berikutnya, ia mendadak menghilang.

"Esok harinya yang bersangkutan tidak hadir. Kami pagi ada apel, sore juga. Namun yang bersangkutan tidak ada," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IV Diponegoro Letkol Infantri Bambang Hermanto di Mapolrestabes Semarang.

Oleh karenanya, Muslimin dinyatakan berstatus Tidak Hadir Tanpa Ijin (THTI). Pihaknya sudah mengupayakan pencarian tetapi nihil. Pun Muslimin tidak bisa dikontak.

Andika melanjutkan, Kopda M, yang menghilang sejak penembakan itu terjadi, masih diburu. Pihak TNI juga memiliki saksi yang punya hubungan khusus dengan suami korban.

"Hanya sekarang kan suami korban ini at large atau lari, dan ini sedang kita cari. Tapi kita tak akan berhenti. Kita sudah memiliki saksi-saksi, termasuk saksi yang memang memiliki hubungan khusus asmara dengan suami korban ini," ujarnya.

Andika menyatakan akan mengusut tuntas kasus penembakan Rina Wulandari. Jika terbukti bersalah, Muslimin bisa dikenakan beberapa pasal termasuk pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Dugaan keterlibatan Muslimin dalam penembakan sang istri semakin kuat setelah penangkapan salah satu pelaku berinisial S di Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

"Penyidikan sementara hasilnya itu, pelaku disuruh suami korban. Saat ini yang bersangkutan masih dibawa oleh tim gabungan mencari pelaku lain," kata Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang. sm

Berita Terbaru

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terbaru, lanskap rimbun hutan mangrove yang berada di kawasan pesisir timur Surabaya terlihat penuh dengan tumpukan sampah seiring…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…