Seni Batik yang Dikembangkan SMP YPPI 1 Surabaya, Mendapat Hak Paten dari Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Batik merupakan satu warisan budaya leluhur bangsa Indonesia yang patut dilestarikan, busana batik biasanya tidak sembarangan dikenakan,  oleh berbagai kalangan biasanya dikenakan pada waktu menghadiri acara – acara yang bersifat resmi. 

Batik sendiri dikenal dalam proses pembuatannya yang asli ditulis tangan, dimana proses pembuatannya itu,  bisa menghabiskan  waktu yang cukup lama.

Walaupun di jaman modern ini sudah banyak pembuatan kain batik dengan system stempel / cap, namun batik yang proses pembuatanya masih tradisional dan ditulis dengan tangan pengrajin secara langsung, masih memiliki nilai artistik yang lebih menarik dan memiliki nilai jual yang tinggi.

SMP YPPI 1 Surabaya, adalah sekolah yang mampu melihat potensi ini, sekolah menengah Pertama ini mengadakan kegiatan entrepreneur bagi siswi yang ingin melakukan kegiatan membikin atau membatik sesuai kreatifitasnya.

Disamping upaya mengajarkan siswa siswinya untuk melestarikan budaya leluhur Bangsa, juga mengajarkan siswi untuk potensi usaha yang bisa dikembangkan di bidang batik.

Program kegiatan pembuatan seni batik ini dilakukan pada tahun 2022 sampai  tahun 2023 kedepan, namun pada saat ini pembelajaran sekolah masih fokus untuk menemukan motif – motif batik yang bagus dan punya nilai jual.

"Jadi kegiatan batik ini akan dilakukan tahun 2022 sampai tahun 2023 kedepan, untuk mengembangkan kreativitas pada anak-anak di sekolah SMP YPPI 1 Surabaya," Ungkap Titris Hariyanti Utami, selaku Kepala Sekolah.

Titris menambahkan, bahwa memilih Seni Batik ini, karena merupakan seni tradisional yang sudah lama disukai masyarakat Indonesia bahkan sampai mancanegara. di Seni Batik sendiri budaya kearifan lokal dapat terangkat dan bisa dikenal masyarakat dunia.

Tema batik di sekolah SMP YPPI 1 Surabaya diambil dari media tanaman Gedi, karena tanaman Gedi sendiri mempunyai banyak manfaat seperti menurunkan kolesterol, serta memiliki kandungan antioksidan, melancarkan Haid dan masih banyak lagi manfaatnya.

Titris juga mengatakan, bahwa memilih media tanaman Gedi, dikarenakan tanaman ini  sudah lama ditanam di area sekolahan SMP YPPI 1 Surabaya mulai tahun 2019 yang lalu.

"Tanaman Gedi ini,  mudah dirawat dan di kembangkan, harganya juga murah , pengelolahannya mudah, dan daunnya banyak manfaat," kata Titris menambahkan.

Hasil lain yang bisa dimanfaatkan dari  tanaman Gedi ini, dan sudah dilakukan oleh SMP YPPI 1 Surabaya antara lain, bisa diolah seperti untuk nasi bakar Gedi, es krim Gedi dan masih banyak hasil olahan lainnya. Dalam hal ini untuk  produk yang sudah dikelola maupun motif batik yang dikembangkan oleh SMP YPPI 1 Surabaya sudah mendapatkan Hak Paten dari Pemerintah Indonesia.

Titris Hariyanti  berharap,  dengan terdaftarnya hak cipta untuk pengelolaan  tanaman Gedi ini, sesuai dengan arti Bahasa Jawanya GEDI/ Besar,   semoga murid-murid SMP YPPI 1 Surabaya juga bisa menjadi besar dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia bahkan dunia. Sesuai dengan  cita-cita yang diinginkan.

"Semoga juga harapan kedepan batik tanaman Gedi ini bisa berkembang dan bisa diproduksi massal bersama orang yang berjiwa seni atau pengusaha batik yang ada di Indonesia," harap Tetris. min

Berita Terbaru

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim Penasihat Hukum Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko angkat suara mengenai konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi P…

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan bantuan insentif jasa pendidik tahun anggaran 2026 kepada 1.661 kepala sekolah dan…