Kandang Ayam Potong Milik Purna Polri Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api. SP/Hadi Lestariono
Mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kebakaran kandang ayam potong yang terjadi di Lingkungan Sumberjo RT 001/RW 006 Kel/Kecamatan Talun Kab Blitar pada Senen (1/8) dini hari gegerkan warga sekitar.

Peristiwa kebakaran kandang ayam potong milik Edi Wahyudi (63) itu dibenarkan Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK lewat Kapolsek Talun AKP Imam Subechi SH pada Surabaya Pagi di kantornya (Senin 1/8). Menurutnya kebakaran itu diketahui pemiliknya pada pukul 01.30 (Senen 1/8) dini hari, dengan cepat pemilik dan beberapa warga setempat berusaha memadamkan api, selain melapor ke polsek dan meĺaporkan ke pihak Damkar Pemkab Blitar.

"Api berhasil dipadamkan tiga jam kemudian dengan mengerahkan 4 mobil PMK yang dibantu warga dan seluruh anggota Polsek Talun dan beberapa anggota siaga Polres Blitar, hasil pemeriksaan kami di TKP malam itu diduga api berasal dari mesin penghangat ayam, untuk korban Alhamdulillah nihil," kata mantan Kapolsek Wlingi ini.

Sementara pemilik kandang ayam potong Edi Wahyudi menyampaikan kepada polisi ketika korban sedang berada di rumahnya yang tak begitu jauh dengan TKP kebakaran, dirinya melihat kobaran api di kandang ayam miliknya.

"Spontan korban keluar menuju TKP kebakaran sambil teriak minta tolong, dan korban juga menyemprot ke arah api dengan apar (alat pemadam kebakaran) bentuk tabung kecil, untuk menetralisir meluasnya kobaran ap," tambah AKP Imam Subechi.

Atas kejadian itu pemilik kandang ayam potong Edi Wahyudi yang juga Purna Polri ini  mengalami  kerugian sekitar Rp 300 juta rupiah.

"Untuk kerugian korban ditafsir mencapai tiga ratus juta rupiah, korban jiwa nihil, selain minta keterangan saksi saksi juga kepada korban, dan kebakaran itu akibat pemanasan (open) untuk ayam," pungkas mantan Kasubag Humas Polres Blitar ini.

Memungkasi konfirmasi AKP Imam Subechi mewanti wanti kepada masyarakat untuk waspada dan berhati hati bila menggunakan peralatan listrik apapun bentuknya, sehingga tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan, setidaknya koordinasi dengan pihak terkait ((PLN) karena penggunaan alat tersebut membutuhkan ketelitian karena penggunaannya untuk jangka panjang. Les

Berita Terbaru

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, menjelaskan Indonesia menghadapi kolaps di sektor perbankan dengan inflasi yang tinggi pada…

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto bercerita tentang dua angka yang dianggapnya sebagai angka keberuntungan. Dia menyebutkan dua angka itu ialah 8…

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Memberikan atensi atas keluhan warga soal kualitas beras Bantuan Pangan Pemerintah (Banpang) di sejumlah desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa…

Said Iqbal, Bakal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Said Iqbal, Bakal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, akan bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto.Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh…

Anak Istri Kedua yang Sudah Dicerai ,Jadi Menlu Brunei

Anak Istri Kedua yang Sudah Dicerai ,Jadi Menlu Brunei

Senin, 08 Jun 2026 05:40 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI..COM: Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah secara resmi mengumumkan perombakan atau reshuffle kabinet besar-besaran di negaranya.Langkah…

Mantan Wamen Imipas Tetapkan Tarif  Ilegal, untuk Pribadi

Mantan Wamen Imipas Tetapkan Tarif Ilegal, untuk Pribadi

Senin, 08 Jun 2026 05:38 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM : KPK menemukan adanya tarif 'mempercepat' proses izin tinggal WNA dalam kasus pemerasan dan gratifikasi yang menjerat mantan Wamen Imipas…