Momen 17 Agustus, Kepsek SMPN 3 Sapeken Ajak Siswa Kenang Jasa Guru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H.Ibnu Ma'rup, Kepsek SMPN 3 Sapeken, saat di temui reporter surabaya pagi di kediamannya. SP/Ainur Rahman
H.Ibnu Ma'rup, Kepsek SMPN 3 Sapeken, saat di temui reporter surabaya pagi di kediamannya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Upaya menyambut 17 Agustus, Kepala Sekolah SMPN 3 Sapeken, H. Ibnu Ma' rup menggelar berbagai kegiatan sekolah dan  merayakan moment Agustusan dengan mengadakan perlombaan yang mendidik bagi kaum pelajar.

 Kegiatan  sekolah khususnya di tahun ini, jelas sangat berbeda dengan kegiatan yang pernah di gelar oleh Organisasi Intra Sekolah (OSIS). ‘’Sebab, kegiatan kali ini lebih kepada momentum mengenang jasa para pejuang 45  dan jasa para pendidik,’’ ujarnya kepada wartawan Surabaya pagi.

Menurut Ibnu, kegiatan yang di persiapkan salah satu diantaranya perkemahan bagi anak Pramuka dari tanggal 13 sampai kepada tanggal 17, tentu di acara perkemahan semua anak akan diperkenalkan kepada tokoh-tokoh Nasional.

"Mengenang hari kemerdekaan adalah hak bagi kita sebagai warga negara Republik Indonesia, selain itu juga bagian terpenting dalam pendidikan adalahmemperkenalkan para jasa pejuang sampai sampai kepada guru tanpa tanda jasa" katanya.

Tentu, kata dia, 17 Agustus ini dijadikan hari bersejarah untuk sepanjang hayat, dan keberlangsungan bagi pihaknya untuk diperkenalkan kepada siswa-siswi terpelajar di Indonesia.

Selain itu juga, berbicara semangat 45, adalah semangatnya kita sebagai pejuang bagi guru yang tinggal didaratan yang bertugas di kepulauan.

"Jarak tempuh tempat mengajar ke kepulauan tak bisa diprediksi karena perjalanan laut dihantam ombak diterjang badai, makanya jika di pulau belum sepenuhnya jaringan seluler jika Daring dengan menggunakan zoom meeting belum sepenuhnya maksimal,’’ ujarnya.

Namun semua itu tetap dijalankan guna mengoptimalkan tugas pendidikan. "Tak ada bedanya sekolah di kepulauan maupun didaratan, hanya karena jarak tempuh perjalanan laut yang bikin tantangan bagi kepala sekolah yang bertugas disana," katanya.

Dikatakan Ibnu, bila ada program Dinas Pendidikan yang sifatnya wajib bagi siswa dilaksanakan, maka pihaknya akan melaksanakan sekalipun kadang terkendala oleh Jaringan, namun itu bukanlah sebuah kendala untuk tidak belajar.

" Saya sering mengajak siswa, untuk benar serius belajar, dan mengenang jasa para Guru  yang  berjuang dari daratan, harus menempuh perjalanan laut, sungguh tragis, apalagi jika cuaca ekstrem, ombak besar menghantam, tapi kita memiliki tugas dan tanggungjawab disana, kita tetap berangkat mas," pungkasnya.(ar)

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…