Teror Perusakan di Jember

15 Orang Diamankan, Motifnya Pencurian dan Penganiayaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Sebanyak 15 warga Desa Kalibaru, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi diamankan Satreskrim Polres Jember. Belasan warga itu diduga terlibat kasus teror, melakukan perusakan dan pembakaran di sejumlah dusun di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember beberapa waktu lalu.

Namun dari 15 orang itu, sembilan orang ditetapkan tersangka. Di antaranya berinisial J, S, M, A, MS, M, W, D dan S.

Kapolres Jember, AKBP Hery Purnomo, kesembilan orang itu yang terlibat langsung kasus teror. Para pelaku melakukan aksi pembakaran, dan perusakan.

“Dari 15 orang yang berhasil diamankan, telah dilakukan gelar perkara. Penyidik menetapkan Sembilan orang sebagai tersangka. Pertama atas nama J dengan peran memprovokasi, kemudian melakukan pembakaran dan pengrusakan di rumah saudara Salam, Yono, Ali Usman dan Jamil,” kata AKBP Hery Purnomo, Sabtu (6/8/2022) malam.

“Tersangka kedua S, dimana ikut melakukan pembakaran. Kemudian M, ikut pembakaran. A melakukan pembakaran motor di rumah saudara Ali Usman, MS melakukan pengrusakan motor di TKP pertama, kemudian M melakukan pembakaran di rumah salam, W melakukan pembakaran, D melakukan pembakaran dan menjarah bensin, di kios saudara Salam. Terakhir S juga melakukan pembakaran,” sambungnya.

Dasar penangkapan pelaku itu, AKBP Hery Purnomo menjelaskan, dari adanya lima laporan kepada polisi. Sejak tanggal 3 Juli – 5 Agustus 2022 lalu.

“Dengan yang terakhir adalah adanya aksi pembakaran dan perusakan rumah. Di sini saya dapat sampaikan ada empat kejadian,” ucapnya.

“Pertama tanggal 3 Juli 2022, terkait perusakan rumah dan kendaraan. Kemudian dilanjutkan dengan kejadian kedua tanggal 30 Juli 2022. Dimana beberapa rumah warga dilakukan pembakaran, dan kejadian ketiga tanggal 3 Agustus kemarin. Ada satu rumah yang dibakar dan kejadian keempat tanggal 5 (Agustus) kemarin,” sambungnya.

Terkait modus kejahatan yang dilakukan, kata AKBP Hery Purnomo, para pelaku dalam melakukan aksinya, direncanakan sebelumnya.

Para tersangka melakukan aksi perusakan, lanjut Hery, karena dilatarbelakangi adanya dugaan pencurian hasil panen kopi, yang dimiliki warga Desa Kalibaru.

“Yang kebunnya terletak di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. Kemudian selanjutnya ada pemicu, yaitu salah seorang warga dari Desa Kalibaru jadi korban penganiayaan dan saat ini berkasnya sudah tahap satu. Sudah ditahan orangnya (pelaku), yang pelaku adalah warga dari Dusun Patungrejo, Desa Mulyorejo, Silo,” jelas AKBP Hery Purnomo.

Selain itu masyarakat dari Desa Kalibaru, Kecamatan Kalibaru, juga sering kali dipalak oleh orang-orang dari Desa Mulyorejo.

“Yang melakukan pungutan, adalah orang-orang yang rumahnya dibakar itu. Pungutan itu dilakukan, pada saat mereka (warga Kalibaru), melakukan panen kopi di wilayah Desa Mulyorejo,” ucapnya.

“Hubungan antara pelaku, semua petani kopi, yang lahannya ada di wilayah Desa Mulyorejo,” sambungnya.

Atas dasar itulah, kata Hery, timbul dendam karena pungutan sering dilakukan dan menimpa para petani kopi dari Desa Kalibaru.

“Sehingga mereka bersama-sama merencanakan pembakaran terhadap rumah-rumah para pelaku, yang selama ini, sering memalak yang bersangkutan,” ujarnya.

AKBP Hery Purnomo menambahkan, terkait kasus yang memicu terjadinya teror di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. Pihaknya tidak akan tebang pilih.

Dari peristiwa ini, lanjutnya, penyidik menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, kendaraan hasil pembakaran oleh para pelaku, terdiri dari 3 unit mobil, dan 15 motor.

“Kemudian sebuah parang, satu kapak, sisa pembakaran dari bangunan, dan satu sak warna putih berbau bahan bakar yang digunakan untuk membakar. Kemudian ada dua botol bekas oli Yamaha dan Mesran, satu kantong semir batako, serpihan kayu kusen, bekas kain sisa terbakar, serta serpihan daun pintu bekas terkena benda tajam,” ulasnya.

Untuk para tersangka ini, kata AKBP Hery Purnomo, terancam dengan Pasal 187 Ayat 1 KUHP Junto Pasal 55, 56 KUHP, dan atau Pasal 170 Ayat 1 dan atau pasal 365 Ayat 2 Junto Pasal 64, dan 65 KUHP. Dengan ancaman maksimal hukuman penjara 12 tahun. jm/ham

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…