Sekretaris Komisi B Minta Pemkot Segera Merelokasi Pasar Krempyeng RW 3 Kutisari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Pasar rakyat yang dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, di kawasan Kutisari Indah Utara mangkrak. Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mahfudz, meminta pemkot Surabaya untuk segera menertibkan dan merelokasi pedagang di pasar krempyeng yang berada di wilayah RW 3 tersebut untuk pindah ke pasar milik Pemkot. 

“Ini jalan satu-satunya adalah Pemkot harus menertibkan dan merelokasi pasar krempyeng tersebut ke pasar milik pemkot dan mengembalikan fungsi jalan yang hilang akibat adanya aktivitas pasar krempyeng,” ungkap Mahfudz. 

Mahfudz menceritakan, dari pengecekan langsung kelapangan pihaknya menemukan beberapa kendala yang menjadi penyebab pasar milik Pemkot Surabaya ini mangkrak. 

“Berdasarkan temuan kami, sudah jelas penyebabnya adalah adanya pasar krempyeng yang ada di dalam perkampungan,” kata Mahfudz. 

Politisi PKB ini juga menyampaikan bahwa, selain menyebabkan hilangnya fungsi jalan, keberadaan pasar krempyeng tersebut sangat mengganggu rumah-rumah yang ada disepanjang jalan tersebut. 

“Inikan sangat disayangkan, bisa dilihat banyak bedak-bedak yang bersifat semi permanen dan menutup saluran. Kasihan kan yang tinggal di sepanjang jalan tersebut,” sebutnya. 

Selain itu pula, pasar yang dimiliki oleh Pemkot tidak dikenakan biaya sehingga, ini sebetulnya sangat membantu warga. 

“Dipasar milik pemkot inikan gratis, harusnya ini lebih menguntungkan, ditambah dengan keberadaaan pasar yang representatif dan lebih bersih,” imbuhnya. 

“Sehingga uang APBD itu tidak sia-sia. Artinya pembangunan pasar di Kutisari inikan bentuk perhatian Pemkot kepada warganya. Ketika uang APBD ini tidak digunakan ya ngowos alias mubazir,” lanjutnya. 

Sementara itu, ditempat yang sama, Devri Afrianto, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya mengatakan, pasar yang dibangun oleh Pemkot sejak 5 tahun yang lalu ini sebenarnya memang dikhususkan untuk merelokasi para pedagang pasar krempyeng di RW 3 yang menempati jalan. 

“Disini bisa menampung sekitar 150 pedagang. Dimana desain awalnya memang untuk merelokasi pasar yang ada di RW 3. Karena pasar tersebut menempati fungsi jalan jadi, kita memfasilitasi ini supaya bisa tetap menjaga mereka berjualan dan yang kedua mengembalikan fungsi kepentingan publik tersebut,” terangnya. 

Ia juga memastikan bahwa, telah melakukan sosialisasi tentang tidak adanya biaya dan membuka pendaftaran kepada para pedagang yang ingin berjualan hingga tujuh hari kedepan. 

“Hingga hari ini baru enam pedagang yang mendaftar. Yang jelas tidak ada retribusi stand kemudian, biaya listrik, air hingga keamanan dan kebersihan semua masih ditanggung Pemkot,” bebernya. 

Disisi lain, bu Slamet salah satu pedagang di pasar krempyeng di RW 3 mengatakan meskipun gratis berjualan di pasar milik pemkot dirinya enggan pindah. 

“Meskipun disini ada iurannya tapi dekat dengan rumah-rumah penduduk. Kalau disana jauh. Meskipun gratis kalau tidak laku bagaimana,” akunya. Alq

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…