IPW Duga Istri Ferdy, Bikin Laporan Palsu Pelecehan Seksual

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Bareskrim Disarankan oleh Prof. Adrianus Meliala, tak Perlu Tunggu Motif Pembunuhan dari Kesaksian Istri Sambo

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., M.Sc, Ph.D., guru besae Universitas Indonesia sarankan kepada penyidik Bareskrim tak perlu berharap menunggu kesaksian dari Istri Tersangka Irjen Ferdy Sambo, terkait motif mantan Kadiv Propam Polri melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, ajudannya.

Saran Kriminolog Universitas Indonesia ini disampaikan Rabu (10/8/2022) sore saat dialog dengan Psikolog dan pakar hipnoterapis klinis Liza Marielly Djapri. Dialog ini dipandu seorang host dari TVone.

Penegasan Kriminolog ini karena Ada rekomendasi dari seorang Psikolog, Putri Cendrawathi Perlu Pemulihan kejiwaan antara 3-6 bulan.

“Ya sudah, saran saya, bicara hukum pembuktian saja. Penyidik fokus saja pada Unsur-unsur Tindak Pidana Pasal 340 KUHP,” kata Kriminolog ini.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, minta timsus membuka secara mendalam modus dan motif pembunuhan terhadap Brigadir J. “Dalami juga Ibu Putri,” pesan Kapolri dalam konferensi pers di Mabes Polri, semalam.

 

Sudah Panggil Dua Kali

Mengenai berkelitnya istri tersangka Ferdy, juga diungkap oleh Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi Pasaribu.

Edwin menyampaikan sampai tim LPSK periksa Putri di rumahnya, Selasa (9/8) masih belum ada perkembangan berarti terkait asesmen istri Irjen Ferdy Sambo Putri Candrawathi atau PC.

Edwin bahkan menyebut, pihaknya sudah beberapa kali menemui istri tersangka kasus meninggalnya Brigadir J. Dan terbaru pemeriksaan pada Selasa (9/8/2022) di rumah Putri, sesuai permintaan kuasa hukum mereka.

“Kami tetap jalankan prosedur. Kami sudah bertemu Ibu PC 16 juli, sudah manggil kantor 2 kali. Terakhir, kami kunjungi rumahnya bertemu langsung Ibu PC,” ungkapnya dalam Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Rabu (10/8/2022).

 

Putri Lebih Banyak Diam

“Yang datang (saat pertemuan itu) ada psikolog dan psikiater. Di pertemuan itu hanya ibu PC dan psikolog. Tidak banyak keterangan yang kami peroleh," ujarnya.

Edwin menyebutkan, kondisi PC masih terguncang. “Memang secara penampakan, disampaikan Psikiater ibu masih terguncang, lebih banyak diam, beberapa kali menangis dan sedikit informasi kami peroleh baik wawancara atau instruksi tertulis. Itu seharusnya pemohon lakukan, tapi tidak dikerjakan." Ia pun menyebutkan, asesmen belum bisa dilakukan lagi oleh LPSK.

 

Putri Malu Ungkap Kejadian

Hal yang ia catat dari laporan timnya, PC malu untuk mengungkapkan kasus yang menjerat suaminya. “Jadi, sudah dilakukan tapi belum keterangan signifikan. Belum ada apapun yang kami peroleh. Sempat disampaikan, ibu PC malu untuk mengungkapkan (kasusnya-red)," ujarnya.

Sebelumnya Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah menyelesaikan proses asesmen (pemeriksaan) terhadap Putri Candrawathi. Asesmen psikologis terhadap Putri terkait permohonan perlindungan ke LPSK dari istri Ferdy.

 

Banyak Kejanggalan

Sementara itu, Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak agar LPSK tidak memberikan perlindungan kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Menurutnya, banyaknya kejanggalan dan rekayasa yang telah terbukti terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. "Indonesia Police Watch mendesak LPSK untuk tidak memberikan status perlindungan kepada Putri Candrawathi," katanya, kemarin.

Jika Putri Candrawathi berperan terkait dugaan laporan rekayasa pelecehan seksual, ucapnya, perlu pendalaman lebih lanjut. "Apabila terdapat peran aktif dari Putri Candrawathi merekayasa dugaan adanya pelecehan seksual, mohon didalami adanya dugaan pelanggaran memberikan laporan palsu kepada kepolisian," katanya. n erc/km/jk/rmc

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…