P-APBD Jatim 2022 Diprediksi Nambah Rp 3,1 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Adhy Karyono, Sekdaprov Jatim.
Adhy Karyono, Sekdaprov Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama DPRD Jawa Timur pekan lalu telah menyepakati Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara untuk Perubahan APBD Jawa Timur Tahun 2022.

Diperkirakan jumlah Total Belanja Daerah akan mengalami peningkatan dari Rp 29,4 Triliun menjadi Rp 32,1 Triliun.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Khofifah yang menunjuk Sekdaprov Jawa Timur Adhy Karyono memberikan keterangan kepada media usai rapat paripurna, Sabtu 13/8/2022.  

“APBD tahun 2022 kemarin 29,4 Triliun Rupiah, dalam KUA PPAS ini (diprediksi) akan menjadi menjadi 32,5 Triliun. Jadi ada kenaikan sekitar Rp 3,1 Triliun,” ungkap Adhy Karyono, Kamis (18/8/2022).

Mantan pejabat Kementerian Sosial RI mengatakan tambahan tersebut merupakan hasil analisa awal adanya potensi pendapat asli daerah (PAD).

Serta penggunaan dana Sisa Lebih Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 4 Triliun. “Karena ada potensi PAD yang naik, sebesar 750 Miliar yang kita hitung dari pajak kendaraan bermotor sampai Desember 2022,” sebutnya.

Menurut Adhy Karyono, kenaikan pendapatan ini bagian dari upaya melihat potensi PAD yang masih cukup besar dan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan.

Sedangkan SILPA Rp4 Triliun lebih, sebagian digunakan untuk prioritas dan penyesuaian program belanja pegawai disesuaikan kebutuhan sampai Desember. “Yang pasti setelah ini ada pergeseran penggunaan anggaran karena kemarin ada SIPD, kita harus membuat perubahan,” terangnya. 

Oleh karena itu, dalam pembahasan KUA PPAS Tim Anggaran menggeser beberapa program di dalam satu SKPD maupun antar SKPD  untuk kebutuhan prioritas.

“Kita juga memasukkan BTT (Bantuan Tunai Transfer) yang digunakan untuk dana cadangan pemilu sebesar Rp300 miliar. sedangkan anggaran lainnya untuk mendukung prioritas dan visi misi gubernur,” sebut Adhy yang meyakini PAD masih bisa ditingkatkan lagi hingga Desember 2022 ini.

Prioritas lainnya, Adhy juga menyinggung soal keterlambatan Pemprov Jatim membayar piutang dana bagi hasil pajak untuk pemerintah 38 kabupaten/kota di Jatim.

Untuk itu, Belanja P-APBD 2022 akan mengutamakan membayar kewajiban kepada Kabupaten/kota.

“Kita menutup kewajiban yang belum terbayar di 2021 sebesar 2,3 Triliun. Lalu untuk tahun 2022 juga dibayarkan 1 Triliun,” terangnya.

Nantinya, keterlambatan pembayaran dana bagi hasil pajak ke daerah tidak terjadi lagi. Salah satu caranya adalah dalam pembahasan APBD 2023 nanti akan dialokasikan anggaran yang cukup untuk perkiraan pembayaran sebesar Rp 1,4 Triliun di P-APBD 2024. "Sehingga dapat kita pastikan APBD ini akan sehat di 2025. Tidak punya hutang lagi di 2025. Sehingga potensi yang ada kita gunakan untuk menutup yang kemarin terlewat, supaya ke depannya sehat.
 
Dan di akhir periode satu kepemimpinan Gubernur sekarang tidak ada lagi tanggungan, maka akuntablitas keuangan menjadi terjaga,” paparnya. (rko/rmc)

Berita Terbaru

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Lumpur Lapindo Nyaris Sentuh Bibir Tanggul, Warga Sekitar Mulai Ketar-ketir Cemas

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Seiring meningkatnya volume air dan lumpur di sekitar tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo, yang kini hampir menyentuh bibir tanggul…

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

BPKAD Usulkan Kenaikan Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Tulungagung

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti kondisi 5.400-an gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Tulungagung yang hanya…

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Tingkatkan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan untuk Poktan

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kabupaten Lamongan terus berupaya meningkatkan swasembada pangan, salah satunya memberikan bantuan alat dan mesin pertanian …

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menyikapi sejumlah komoditas dapur yang mengalami kenaikan signifikan, justru membuat pedagang kesulitan menjual barang…

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Jembatan Cangar kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terkait kasus bunuh diri yang sempat terjadi…

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok demi menekan laju inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, menggelar…