Kondisi Koko Ari Membaik, Pelatih Aji Santoso Tak Paksakan Koko Turun ke Lapangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelatih Persebaya Aji Santoso
Pelatih Persebaya Aji Santoso

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Pemain bek kanan andalan Persebaya Surabaya, Koko Ari Araya dikabarkan mengalami cedera saat Persebaya takluk 2-1 dari Borneo FC, Jumat (19/8/2022) kemarin di Stadion Segiri Samarinda dalam laga pekan kelima Liga 1 2022-2023. Koko Ari mengalami cedera akibat dilanggar secara keras oleh gelandang asing Borneo FC, Kei Hirose dan harus ditandu keluar lapangan.

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso menyampaikan kondisi terbaru pemainnya pasca mengalami cedera saat melawan Borneo FC tersebut.

Kondisi Koko Ari, menurut Aji Santoso mulai membaik. Sebelumnya Aji Santoso sempat mengatakan jika kaki Koko Ari mengalami patah tulang namun hasil rontgen yang telah keluar tidak menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Tidak ada retak hanya bocel saja bekas ijakan sepatu Kei Hiro.

"Koko meskipun tulang keringnya boncel tapi alhamdulillah gak ada retak, namun dia belum bisa gabung latihan dengan tim, dia masih dipinggir,"kata Aji Santoso, Sabtu (20/8/2022).

Situasi ini jauh lebih baik dari perkiraan Aji Santoso sebelumnya, setelah melihat kerasnya pelanggaran yang dialami Koko Ari Araya. Bahkan pemain asli Surabaya ini sudah mengikuti latihan bersama meskipun terpisah.

Meskipun demikian, Aji Santoso menyebut tidak akan memaksakan pemainnya bermain melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Selasa (23/8/2022) mendatang dalam laga pekan keenam Liga 1 2022.

"Lawan PSIS harus kita lihat dulu, tapi kemauannya luar biasa. Nanti kita lihat, saya tidak mau paksa kalau masih sakit, kasihan dia," tegas pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Kendati tak ada Koko, tak membuat Aji Santoso pusing. Pasalnya, sejumlah nama seperti Altalariq Aqsal Ballah, Arif Catur Pamungkas dan Arizky Wahyu bisa menggantikan posisi pemain bernomor punggung 33 itu.

Aji juga menambahkan jeda pertandingan melawan Borneo FC jumat lalu memang terlalu dekat dengan pertandingan selanjutnya namun ia sedikit memaksa para pemain untuk melakukan recovery ringan.

“Memang situasi seperti itu tetapi bagaimana para pemain melakukan, saya tau mereka capek pagi datang sore latihan terus ada assessment itu yang mempercepat recovery juga mudah-mudahan Selasa anak-anak bisa fit,” tutupnya. sb

Berita Terbaru

Percepat Penuntasan Laporan Warga, Wali Kota Surabaya Instruksikan Jajaran OPD hingga Gencarkan Program ASRI

Percepat Penuntasan Laporan Warga, Wali Kota Surabaya Instruksikan Jajaran OPD hingga Gencarkan Program ASRI

Jumat, 17 Jul 2026 11:29 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mempercepat penuntasan laporan warga, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan kepada jajaran organisasi…

Verval Reklamasi, DLH Jatim Temukan Tambang Ijin Habis Masih Beroperasi di Ponorogo

Verval Reklamasi, DLH Jatim Temukan Tambang Ijin Habis Masih Beroperasi di Ponorogo

Jumat, 17 Jul 2026 11:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur bersama DLH Kabupaten Ponorogo menggelar verifikasi lapangan terkait kewajiban r…

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD, Pemerintah Situbondo, tengah memaksimalkan…

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menyelenggarakan sosialisasi penyuluhan…

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kobaran api yang membakar tanaman tebu di lahan garapan Perum Perhutani Puthuk Anom, RPH Ngrejo di Desa Tumpakepuh, Kec. Bakung, K…

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Oleh: Odjie SamrojiPengurus HIMA Bid. Eksternal & Pengabdian Masyarakat Program S3 Manajemen Universitas Negeri Surabaya   Beberapa tahun terakhir, istilah …