Pejuang Negara Harus di Kenang, Bupati Sumenep Gelar Istighosah Bersama Habib dan Tokoh Masyarakat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH, MH saat bersama para Ulama dan Umaro di pendopo Agung Sumenep. SP/Ainur Rahman
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi SH, MH saat bersama para Ulama dan Umaro di pendopo Agung Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar kegiatan Istighosah bersama para Ulama dan Umaro tokoh masyarakat se- Kabupaten Sumenep bertempat di Pendopo Agung Sumenep.

Bupati Sumenep Ahmad Fauzi SH, MH  mengatakan bahwa kegiatan Istighosah itu bertujuan untuk mengenang jasa para Pahlawan yang gugur dalam medan perang, membela negara Republik Indonesia sampai kepada titik kemerdekaan.

" Para pahlawan ini harus kita kenang, sebab mereka sangat berjasa bagi Negara, untuk keberlangsungan generasi seterusnya, jadi merayakan Hari Kemerdekaan RI ke 77 ini bagian dari kita membaca sejarah" ungkapnya.

Makanya ia mengundang secara pribadi kepada para ulama, habaib, para ustad dan tokoh masyarakat se- Kabupaten Sumenep agar duduk bersama, untuk saling mengisi hari kemerdekaan di tahun penuh makna.

"Kegiatan Istighosah ini sebagai hadiah kepada para pahlawan yang gugur dalam medan juang, sebab, hanya dengan mendoakan kita saling menguatkan satu sama lain," ujarnya.

Mengenang jasa pahlawan, kata Bupati, adalah menjadi tugas kita sebagai generasi penerus bangsa, untuk saling menguatkan membangun rasa cinta akan tanah air.

‘’Untuk saat ini langkah yang mudah dilakukan oleh kita, adalah melalui jalur pendidikan, tentu dengan pendidikan kita bisa menularkan pengetahuan dan nilai nilai luhur kebangsaan. Melalui pendidikan kebangsaan, masyarakat dan generasi akan mengenal bagaimana perjuangan bangsa kita melawan tekanan dan jajahan bangsa asing," katanya.

Hal ini, menurutnya, yang perlu disampaikan kepada generasi agar dapat menghargai para pejuang yang dengan jerih payahnya menumbangkan para penjajahan di era terdahulu. Dan saat ini bangsa Indonesia sudah merdeka, makanya negara selalu merayakan momen 17 Agustus sebagai momen kemenangan.

"Alhamdulillah, untuh tahun ini, Pemerintah dapat merayakan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke 77 dengan berbagai moment, sebab hampir dalam dua pekan sebelumnya tidak ada kegiatan dikarenakan adanya wabah virus covid 19," katanya.

Namun pada moment ini, kata Bupati,  Pemkab Sumenep, sudah melonggarkan kembali kegiatan, sehingga kita dapat merayakan hari kemerdekaan ini secara bersama-sama.

" Tentu,  kita sebagai generasi penerus bangsa untuk terus menjaga dan merawat akar budaya yang ada sejak dulu, ini harus dipertahankan, khususnya generasi kita yang memiliki sopan santun. Berakhlaq mulia dan menjaga inyeqritas berbangsa dan bernegara,  ini penting harus dipertahankan" ungkapnya.

Bupati menyarankan, bahwa era globalisasi ini dapat merubah semuanya. Generasi saat ini dapat selalu melihat siapa yang menjadi panutannya, ini yang menjadi pegangannya selaku Bupati Sumenep untuk mempertahankan nilai-nilai dan budaya yang ada di Kabupaten Sumenep.

" Jalinan silaturrahmi ini, semoga menjadi ajang pertemuan untuk saling bersinergi membangun kabupaten sumenep menjadi lebih baik, sekalipun hal ini tidaklah mudah bagi saya untuk memperjuangkan nilai dan warisan kebudayaan orang terdahulu," jelasnya.

Maka hadirnya kebersamaan ini semoga menjadi momentum akbar kedepan. ‘’Untuk merawat dan melestarikan akar budaya khususnya bagi generasi selanjutnya,‘’ pungkasnya. (AR)

Berita Terbaru

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Putusan Komisi Informasi (KI) Jawa Timur atas sengketa tata ruang Graha Famili bukan sekadar perkara dokumen. Di balik gugatan…

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …