Warga Pertanyakan Hilangnya Sisa Material Proyek Pelabuhan Masalembu Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan Dermaga I Masalembu yang selesai dibangun dari anggaran tahun 2019.
Penampakan Dermaga I Masalembu yang selesai dibangun dari anggaran tahun 2019.

i

 

Sumenep, Surabayapagi.com - Pembangunan proyek pelabuhan dermaga II di kepulauan Masalembu Kabupaten Sumenep Jawa Timur menimbulkan pertanyaan dari warga setempat. Pasalnya, proyek yang didanai APBD Jawa Timur tahun 2022 sebesar Rp 13 Miliar itu menyisakan sejumlah material proyek yang tidak terpakai.

 

Hal tersebut diungkap Hariyadi Isbar, Tokoh Pemuda Ambulung Masalembu. Salah satu material sisa potongan tiang Pancang pondasi pembangunan dermaga. Ada 58 unit potongan pipa besar dengan tinggi sekitar 1,89 - 2 meter. Sisa potongan terebut tergelak hingga dua minggu lalu di lahan Dermaga yang baru selesai. Hanya saja, saat ini, tiang-tiang tersebut sudah tidak ada di lokasi. “Potongan sisa tiang pancang itu sekarang sudah tidak ada lagi di lokasi dermaga, kabarnya dibawa kapal tongkang entah kemana,” ungkapnya, Minggu 11/9/2022.

 

Tiang yang harganya tidak murah itu, menurut Hariyadi, kemungkinan besar di jual atau digunakan untuk proyek dermaga yang lain. Padahal, tiang tersebut sumber anggarannya adalah dari APBD tahun 2022. “Mestinya sisa potongan itu tidak perlu diambil, karena tetap harus dipertanggung jawabkan,” ujar Hariyadi.

 

Ia pun sempat mempertanyakan keberadaan sisa material proyek dermaga itu kepada Kepala UPT Dinas Perhubungan Jawa Timur di Kabupaten Sumenep. Namun pihak UPT sampai saat ini tidak memberikan penjelasan papapun. “Kita akhirnya mencurigai, jangan-jangan ada yang tidak sesuai dalam pembangunan dermaga tahun 2022 ini, sehingga materialnya masih tersisa banyak. Bisa saja tidak sesuai RAB dan konsep awal,” sebut Hariyadi.

 

Selain itu, Hariyadi juga menyoal pembangunan dermaga II di Masalembu ini . “Penambahan dermaga sepanjang 36 meter itu belum pernah ada sosialisasi ke masyarakat,” ucapnya. 

Masyarakat di masalembu sampai saat ini mengeluh karena proyeek tambahan dermaga itu tepat di jalur keluar masuk perahu nelayan tradisional untuk mencari ikan. “Jadi posisi Dermaga yang baru itu agak menganggu lalu lintas kapal nelayan setempat,” jelasnya.

 

Sebagai bagian dari masyarakat, Hariyadi meminta kepada Dinas Perhubungan Jatim untuk transparan dan mau berkomunikasi dengan masyarakat. Karena proyek ini dibangun dengan uang rakyat dan untuk kepentingan rakyat. “Dermaga pertama  tahun 2019 sudah masuk di sengketa Komisi Informasi, kalau pekerjaan dermaga 2022 ini juga tidak transparan, maka akan kami sengketakan lagi sebagai bentuk kontrol masyarakat,” pungkasnya.  K-7

Berita Terbaru

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada  aktor intelektual di balik penyiraman air keras …

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia   SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan …

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Laporan ke Bareskrim Polri, Pria itu Pernah Isi Program "Damai Indonesiaku" di tvOne   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pendakwah berinisial SAM …