Kejaksaan Masih Teliti Berkas 'Revisi' Perkara Ritual Pernikahan Manusia dengan Kambing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Empat tersangka kasus penistaan agama ritual pernikahan manusia dengan seekor kambing yang kini ditahan di rutan Polres Gresik. Foto: SP/Dok.
Empat tersangka kasus penistaan agama ritual pernikahan manusia dengan seekor kambing yang kini ditahan di rutan Polres Gresik. Foto: SP/Dok.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik hingga kini masih meneliti berkas perkara perbaikan kasus penistaan agama ritual pernikahan manusia dengan seekor kambing dari pihak penyidik Polres Gresik.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Gresik Ludi Himawan mengakui jika pihaknya sudah menerima berkas perkara perbaikan tersebut pada pekan lalu.

"Maaf saya lupa tanggalnya, tapi yang jelas minggu lalu kami terima dari penyidiknya," ungkap Ludi Himawan melalui pesan WhatsApp, Senin (12/9/2022).

Ludi menambahkan, berkas perkara yang sudah diperbaiki sesuai petunjuk pihaknya itu masih dalam proses penelitian.

"Jaksa masih meneliti berkas sehingga kami belum bisa menyikapi," katanya.

Ketika dimintai bocoran seputar petunjuk apa saja yang diminta untuk dipenuhi oleh penyidik, Ludi enggan menjelaskan.

"Belum bisa dijelaskan," elaknya.

Sebagaimana diketahui, penanganan kasus penistaan agama yang melibatkan empat tersangka ini sudah memasuki proses prapenuntutan. Pihak Kejari Gresik pada awal Agustus lalu sudah menerima pelimpahan berkas dari penyidik Satreskrim Polres Gresik.

Namun, berkas perkara tahap pertama itu dikembalikan oleh pihak kejaksaan untuk dilakukan perbaikan dan penambahan sesuai petunjuk jaksa peneliti.

Setelah penyidik melakukan perbaikan, berkas kembali diserahkan ke kejaksaan pada pekan lalu.

Menyikapi hal ini, Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro enggan berkomentar banyak.

"Masih menunggu P21," katanya singkat saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Senin (12/9/2022).

Artinya, penyidik polres hingga saat ini masih menunggu sinyal dari kejaksaan mengenai hasil berkas perkara yang sudah mereka perbaiki. Apakah nantinya dinyatakan sudah sempurna atau lengkap (P21) atau masih perlu perbaikan atau penambahan lagi sesuai petunjuk jaksa peneliti.

Dalam hal ini piihak kejaksaan diberi waktu sepekan untuk melakukan penelitian berkas, kemudian mereka akan memberikan jawaban terhadap penyidik.

Penanganan kasus ini cukup menyita perhatian publik di Gresik. Pasalnya, kasus penistaan agama Islam ini justru terjadi di Kota Gresik yang selama ini dijuluki sebagai Kota Santri dan Kota Wali.

MUI Gresik dan ormas keagamaan juga cepat dan sigap mengambil langkah. Mereka kemudian mengeluarkan sikap bersama dengan menyatakan bahwa peristiwa ritual pernikahan manusia dengan seekor kambing tersebut telah menista atau menodai ajaran agama.

Menariknya lagi, dari empat orang yang menjadi tersangka dalam kasus ini, seorang di antaranya adalah anggota DPRD Gresik. Yakni, Nur Hudi Didin Arianto.

Dalam perkara ini legislator asal Partai Nasdem itu berperan sebagai tuan rumah dalam perhelatan ritual pernikahan manusia dengan seekor kambing yang digelar pada 5 Juni 2022, bertempat di Pesanggrahan Ki Ageng Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Gresik, milik tersangka Nur Hudi.

Tiga tersangka lainnya adalah Saiful Arif (pengantin pria); Arif Syaifullah (pemilik konten) dan Sutrisna (penghulu).

Para tersangka dijerat dengan sangkaan sesuai pasal 156a KUHP jo pasal 55 KUHP. Khusus kepada tersangka Arif Syaifullah selaku pemilik konten juga dijerat dengan pasal 45a ayat (2) UU ITE. grs

Berita Terbaru

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, M…

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Rajawali Nomor 17, 19, dan 21, Surabaya, yang tengah…

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Kota Mojokerto kembali menjadi Juara Umum Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa untuk dua tahun berturut-turut, 2025 dan …

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

​Mazmur 94:2: “Bangunlah, ya Hakim bumi, balaslah kepada orang-orang congkak apa yang hak!” ​Melalui perumpamaan-Nya (seperti kisah Hakim yang Lalim dalam …

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Kerangka Manusia di Tengah Lahan Tebu, Bikin Geger Warga Lamongan

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan — Misteri menyelimuti kawasan Hutan Petak 23 A, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Kerangka manusia d…

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

4 Wakil ke Semifinal Bulu Tangkis Perorangan

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Indonesia meloloskan empat wakil ke babak semifinal bulu tangkis perorangan Asian Games 2026 setelah melalui babak perempat final…