Ditolak Berhubungan Intim, Seorang Pria di Ngawi Gantung Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi - Seorang pria bernama Samin yang berusia 61 tahun ditemukan meninggal dunia karena bunuh diri di rumahnya pada Senin (26/9/2022) pagi.

Sebelum mengakhiri hidupnya, Samin sempat melakukan kekerasan dan melukai istrinya. Samin membacok istrinya pada Minggu malam.

“Saya tidak tahu, malam itu usai nonton TV, suami mendatangi saya yang tidur bersama cucu. Posisi saya tidur miring, tiba-tiba ditarik, diinjak-injak bahu saya, juga dada saya. Ini saya masih rasakan sesak,” ujar istri Samin,Kawiti dengan nafas tersengal.

Kawiti bercerita, malam itu sang suami tak hanya menginjak-injak badannya, namun juga membacoknya dengan sabit. Samin membabi buta mengayunkan senjata, sedang Kawiti sibuk menangkis dan memegang tangan suaminya sambil berteriak minta tolong.

“Tapi ya tetap kalah tenaga, saya kan cuma perempuan. Bacokan itu terhenti karena dipisahkan ponakan saya, saya terluka, baju saya penuh darah, lantas dibawa ke Puskesmas,” imbuhnya.

Samin yang tiba-tiba naik pitam malam itu membuat Kawiti keheranan. Kawiti menduga malam itu mungkin suaminya ingin mengajaknya berhubungan badan. Namun dia menolak karena tengah tidur dengan cucu.

Kawiti tak menyangka bahwa suami yang puluhan tahun ia dampingi itu memilih mengakhiri hidup dengan tragis. Besar kemungkinan Samin merasa takut perbuatannya menganiaya Kawiti dilaporkan ke polisi.

“Entahlah, dia itu orangnya pendiam, tidak pernah bilang apa-apa,” keluh Kawiti.

Kapolsek Paron, AKP Didik Supriyanto, saat datang di rumah pasutri yang sudah berumur itu mengungkap, tak ditemukan luka lain pada tubuh Samin. Samin murni meninggal karena tindak bunuh diri dengan cara menggantung di kayu rumahnya.

“Saudara Samin sebelumnya telah melakukan kekerasan pada istrinya. Mungkin karena ajakan berhubungan badan ditolak istrinya yang sedang tidur dengan cucu. Istrinya terluka di tangan dan dagunya,” kata AKP Didik Supriyanto. ari

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…