Menkeu Sri Mulyani Minta 32.826 Penerima Beasiswa LPDP Kembali Pulang dan Mengabdi untuk Tanah Air

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat  acara Persiapan Keberangkatan Penerima Beasiswa LPDP Angkatan 193-194 di Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat acara Persiapan Keberangkatan Penerima Beasiswa LPDP Angkatan 193-194 di Jakarta, Selasa (4/10/2022).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pesan kepada peserta beasiswa dari Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), khususnya angkatan 193 dan 194 agar nanti kembali dan mengabdi ke Tanah Air.

Hal itu dia sampaikan dalam acara Persiapan Keberangkatan Penerima Beasiswa LPDP Angkatan 193-194 di Jakarta, Selasa (4/10/2022).

"Negara Indonesia pasti membutuhkan Anda, tidak hanya untuk kembali dan kemudian Anda meminta lagi negara untuk bisa memberikan Anda lebih banyak lagi, tapi anda kembali ke Indonesia untuk bisa membuktikan dan memberi lebih bagi Indonesia," kata Sri Mulyani secara virtual, Selasa (4/10/2022).

Adapun tema persiapan keberangkatan Angkatan 193-194 adalah Refleksi Merah Putih: Aku Pergi Untuk Kembali. Tema tersebut mengandung banyak sekali dimensi yang sangat penting, ada elemen kebangsaan, dan sedikit melankolis. Namun, tema ini juga merupakan sebuah ikatan batin dan ikatan kebangsaan antara penerima LPDP beasiswa dengan negara Republik Indonesia.

Sri Mulyani menyebut, sebanyak 32.826 orang penerima beasiswa LPDP tersebut berasal dari 34 provinsi di Indonesia dengan 67% di antaranya akan mengemban pendidikan di dalam negeri, sedangkan 32 persen sisanya di luar negeri.

“Saya sangat berharap bagi Anda semuanya menghargai setiap rupiah atau setiap dolar atau setiap euro yang kalian terima dari LPDP. Itu tidak sekedar beasiswa tanpa adanya ikatan batin atau ikatan nasionalisme,” ujar Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, total mahasiswa LPDP sebanyak 32.000 ini terlihat banyak sekali. Namun, jika dibandingkan dengan total penduduk Indonesia, jumlah penerima beasiswa LPDP kurang dari 0,01 persen dari penduduk Indonesia.

Kendati demikian, Sri Mulyani melihat jumlah yang melamar dan jumlah yang menerima beasiswa LPDP semakin lama semakin banyak. Artinya makin banyak masyarakat terutama generasi muda yang semakin sadar mengenai instrumen keuangan negara.

"Hadirnya negara yang membantu kalian Meraih Mimpi sebagian dari anda, barangkali punya impian yang nggak ngebayangin akan bisa teraih. Dengan hadirnya negara dengan adanya beasiswa LPDP maka impian anda bisa diraih," tandas Sri Mulyani.

Sri Mulyani menambahkan, area yang di tekuni atau menjadi tujuan dari para Awardee yang terpilih ini juga sangat beragam, namun area-area tersebut merupakan yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia untuk bisa menjadi negara maju.

Saat ini, Indonesia memiliki dana Abadi pendidikan yang tidak hanya untuk pendidikan memberikan beasiswa, namun juga memberikan dukungan terhadap kegiatan riset. Bahkan Dana Abadi ini bisa membantu untuk bidang kebudayaan dan untuk kegiatan pendidikan yang berbasiskan pada madrasah.

"Jadi, kalau Anda semuanya memiliki keunggulan dan ingin melaksanakan inovasi-inovasi, tidak ada lagi halangan apalagi kalau kita lihat sekarang ini berbagai hal bisa membuahkan berbagai macam Inovasi dan kreativitas," ujar Menkeu.

Sementara itu, Menkeu menegaskan, untuk mendapatkan beasiswa LPDP tentunya tidak mudah. Calon penerima harus berkompetisi, meskipun dana LPDP sudah mencapai hampir Rp 120 triliun. Dana itu adalah dana yang langka.

Dimana untuk mendapatkan beasiswa tersebut, LPDP memiliki sistem untuk memberikan penghargaan secara kompetitif, adil, transparan bagi mereka yang memang berprestasi atau menyumbangkan lebih banyak bagi negara, tentu mereka yang diprioritaskan. jk

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…