Pemkab Pasuruan Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wabup Pasuruan Gus Mujib saat sosialisasi kebijakan pelayanan kesehatan.
Wabup Pasuruan Gus Mujib saat sosialisasi kebijakan pelayanan kesehatan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Untuk meningkatkan kualitas pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Wakil Bupati Mujib Imron meminta kepada seluruh unsur masyarakat tanpa terkecuali agar turut mengambil peran. Bergerak bersama-sama mengoptimalkan fungsi puskesmas yang tersebar di 24 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

Disampaikan pada saat membuka agenda Sosialisasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kabupaten Pasuruan, Gus Mujib sapaannya tidak bosan mengajak partisipasi Kepala Desa dan jajaran perangkat desa. Memaksimalkan perannya sebagai penggerak di setiap desanya, utamanya dalam hal mengedukasi kepada warga agar betul-betul memanfaatkan fasilitas dan layanan keehatan di Puskesmas.

“Monggo bareng-bareng kita berperan. Bahkan peran ormas juga sangat penting. Kami mengajak bersama-sama, tenaga kesehatan, stakeholder kesehatan, mari bersama-sama terus tidak bosan-bosan melayani kesehatan masyarakat. Kalau perlu kita datangi kalau memang ada warga yang membutuhkan. Pak Kades, Perangkat Desa harus punya nomor kontak Kapus dan tenaga kesehatan misal bidan desa. Mari kita tingkatkan fungsi dan tugas masing-masing,” pinta Wakil Bupati dalam arahannya yang disampaikan di Kantor Kecamatan Wonorejo.

Didampingi oleh Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Syaiful Anam, Gus Mujib menggarisbawahi bahwa peran dari Puskesmas tidak hanya menunggu. Sebaliknya, harus aktif menjemput bola, aktif memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tidak terkecuali mengoptimalkan pelayanan kesehatan terhadap penderita penyakit menular seperti Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Puskesmas ini orientasinya lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya. Bagaimana Puskesmas yang jumlahnya ada 33 di Kabupaten Pasuruan, yang 17 adalah rawat inap, sisa 16 adalah non rawat inap. Bangunannya insyaallah memadai semuanya. Dari segi fisik, perawatan dan SDM-nya insyaallah bagus. Oleh karenanya, mari kita tingkatkan bersama-sama, derajat kesehatan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.

Kepada seluruh peserta kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Puskesmas Wonorejo dan jajarannya, Kepala Desa dan perangkatnya, Gus Mujib menitipkan beberapa pesan pentingnya. Fokusnya lebih kepada kesadaran penuh yang wajib dimiiki oleh tenaga kesehatan di Puskesmas dalam melakukan upaya promotif tentang kesehatan ke masyarakat sekitarnya.

“Yang penting, Puskesmas yang kita punya sudah terpenuhi fasilitasnya. Harus diimbangi dengan tenaga kesehatannya. Punya rasa memiliki dengan tugas dan fungsi Puskesmas. Promotif dan preventif itu nomor satu. Edukasi pola hidup bersih dan sehat juga harus dilakukan bersama-sama. Banyak orang sakit yang tidak memahami mau kemana seharusnya. Ini yang harus kita sosialisasikan bersama-sama,” ajak Wakil Bupati bersemangat.

Di sisi lain, Wakil Bupati juga menambahkan, keberadaan organisasi masyarakat (ormas) juga sama-sama berperan penting dalam memaksimalkan layanan Puskesmas. Seperti halnya Nahdatul Ulama (NU), Muslimat dan Fatayat. Atau bahkan Guru Madin, Guru TK hingga Guru PAUD saling berkewajiban turut-serta mengedukasi masyarakat. Minimal kepada keluarga dan tetangga sekitar dengan mengajaknya ke Puskesmas terdekat, jika semisal ada orang yang sakit dan membutuhkan perawatan.

“Bidan, Kader Kesehatan dan Tim Pendamping keluarga. Di UUD Pasal 34 Ayat 3 disebutkan jika Pemerintah menjamin penyediaan fasilitas kesehatan dan untuk pelayanan umum. Dari 24 Kecamatan itu ada 2 Puskesmas di tiap Kecamatan. Termasuk di Kejayan desa Ambal-ambil dan di Purwosari. Ini dalam rangka supaya masyarakat tidak terlalu jauh ke Puskesmas Purwosari,” tandas Gus Mujib.

Selain dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Wonorejo dan Ketua Pokja IV, forum diskusi dan evaluasi tersebut juga diikuti oleh Kepala Desa/Kelurahan se-wilayah Kecamatan Wonorejo. Berikut Bidan/Perawat Pembina Wilayah Desa/Kelurahan, perwakilan Kader Kesehatan se-Kecamatan Wonorejo dan Ketua Ormas. Diantaranya, MWC-NU Wonorejo, Ketua Muslimat Anak, Ketua Fatayat Anak dan Ansor Anak Cabang Wonorejo. ris

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…