7 Daerah di Blitar Rawan Bencana Hidrometeorologi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Blitar - BPBD menyebut, ada tujuh wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Blitar. Masyarakat diimbau senantiasa waspada, terlebih saat musim hujan.

Dari hasil pemetaan, tujuh daerah di Kabupaten Blitar yang rawan bencana hidrometeorologi yakni di Kecamatan Gandusari, Doko dan Panggungrejo dengan potensi bencana tanah longsor dan banjir. Lalu, Kecamatan Nglegok, Ponggok, Udanawu, dan Srengat dengan potensi bencana angin kencang dan puting beliung.

"Tingkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah masing-masing. Mitigasi bencana sangat penting dilakukan dengan mengetahui pemetaan potensi dan kerawanan bencana di tiap daerah yang berbeda," imbau Kepala BPBD Kab Blitar, Ivong Berttyanto, Kamis (13/10/2022).

Ivong mencatat, ada tiga bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah dalam beberapa hari ini. Yakni banjir bandang di kawasan PTPN XII Penataran Kecamatan Nglegok, dan pohon tumbang akibat angin kencang di wilayah Kecamatan Garum.

Tak hanya itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Blitar mengakibatkan longsor di beberapa lokasi. Satu di antaranya menerjang dinding dapur rumah warga hingga roboh.

Laporan BPBD Kabupaten Blitar, rumah warga yang terdampak longsor berada di RT. 01 RW. 02 Dusun Barurejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak Rabu (12/10) pukul 12.00 WIB, mengakibatkan timbulnya tanah longsor. Longsoran tebing dengan tinggi sekitar 10 meter dan lebar sekitar 10m, menerjang tembok dapur rumah Bapak Bayu Prasetyo hingga roboh.

"Satu KK terdampak. Tembok bagian dapur roboh, tapi tidak ada korban jiwa," kata staf BPBD Kabupaten Blitar, Lukman.

Pagi ini, BPBD Kabupaten Blitar bersama TNI-Polri beserta warga sekitar akan melakukan kerja bakti membersihkan material longsor di sekitar rumah yang terdampak. Asesmen juga akan dilakukan agar rumah tersebut aman saat dihuni.

Tag :

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…