Irjen Teddy Nekat!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Calon Kapolda Jatim Ditetapkan Menjadi Tersangka Karena Diduga Terlibat Jaringan Narkoba. Sementara Baru Terbukti Jual Barang Bukti 5 Kg Sabu Bersama Kapolres Bukit Tiggi ke Pemilik Diskotik di Jakarta 

 

 

Telegram Jenderal Polisi Tajir ini Dicabut, dan Kapolda Jatim Pengganti Irjen Pol Nico Afinta Akan Digantikan Irjen Pol Toni Harmanto, yang Pernah Jadi Wakapolda Jatim era Kapolda Luki Hermawan

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sejumlah advokat menyebut Irjen Teddy Minahasa Putra, SH, S.Ik. MH, apes. Ya apes, sebab jual barang bukti semacam ini kerap terjadi. Teddy yang punya harta laporan ke LHKPN RI, senilai Rp 29 miliar, kini mendekam di ruangan khusus yang ada di Divisi Propam. Tak lama lagi, mantan Kapolres Malang ini akan di sidang etik dengan ancaman pecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Selain akan diproses pidana di Polda Metro Jaya.

"Irjen TM dinyatakan sebagai terduga pelanggar, dan sudah dilakukan penempatan khusus," kata Jenderal Sigit, Jumat (14/10/2022) di Mabes Polri Jakarta.

Sigit mengatakan polisi telah melakukan gelar perkara sebelum menetapkan Irjen Teddy sebagai terduga pelanggar.

"Tadi pagi (Jumat kemarin, red) telah dilaksanakan gelar perkara," kata Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo, dalam jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Jumat siang (14/10/2022). Irjen Teddy diduga terlibat jaringan narkoba.

Usai dilaksanakan gelar perkara yang dihadiri oleh Irwasda, Kadiv Propam, serta pejabat polri Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, menetapkan Irjen Pol Teddy Minahasa Putra menjadi tersangka.

"Setelah gelar perkara Jumat pagi tadi (kemarin, red), menetapkan TM sebagai tersangka," beber Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Mukti Juharsa, saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2022) malam.

 

Irjen Toni Harmanto, Kapolda Jatim

Kini setelah ditetapkan tersangka dalam perkara narkoba, Telegram Jenderal Polisi Tajir yang akan menduduki Kapolda Jatim dicabut.

Usai dicabut, Jumat (14/10/2022) malam, Kapolri mengeluarkan Telegram baru. Bahwa Kapolda Jatim baru pengganti Irjen Pol Nico Afinta akan dijabat oleh Irjen Pol Toni Harmanto.

"Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH, NRP 65100566 Kapolda Sumsel diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jatim," bunyi TR terbaru Kapolri, yang diterima Surabaya Pagi, Jumat (14/10/2022).

Toni Harmanto sebelumnya, pada tahun 2018, pernah berdinas di Polda Jatim sebagai Wakapolda Jatim. Saat itu Kapolda Jatim yakni Irjen Luki Hermawan, yang saat ini sudah naik tingkat menjadi bintang tiga, dan menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

 

Mantan Kapolres Bukittinggi

Selain menangkap Irjen Teddy Minahasa, kata Kapolri, Polda Metro Jaya juga menyidik keterlibatan seorang bintara, Kompol yang menjabat Kapolsek dan Mantan Kapolres Bukittinggi.

“Keterlibatan dua anggota Polri ini berdasarkan pengembangan kasus. Awalnya terungkap ada keterlibatan Kapolsek berpangkat Bripka.

"Ternyata mengarah dan melibatkan anggota polisi berpangkat Bripka dan juga anggota polisi berpangkat kompol jabatan kapolsek," tambah Sigit.

Dalam sebuah video tayangan jumpa pers penangkapan 41 Kg Sabu di Sumbar, Irjen Teddy, tampak begitu pede ( percaya diri-red) menjelaskan kisah tangkapan. Tak terduga dari 42 kg Sabu itu dicuri dan dijual ke Linda, seorang Bandar gede yang pemilik diskotik Jakarta. Sabu ini berasal dari Selat Malaka. Bede ini menyebut Sabu itu dibeli dari Irjen Teddy Minahasa melalui Kapolres Bukit tinggi AKBP Dody Prawiranegara.

Sigit juga meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melanjutkan proses penanganan secara pidana. Sigit meminta Fadil terus melakukan pengembangan kasus.

"Selain itu, saya minta kepada Kapolda Metro untuk melanjutkan proses terkait dengan penanganan kasus pidananya," kata Sigit.

Sigit sudah meminta Polda Metro Jaya agar kasus ini tak berhenti di Teddy Minahasa. Dia menegaskan akan menindak siapa pun yang terlibat dalam kasus ini.

"Saya minta siapa pun itu, apakah itu masyarakat sipil ataukah Polri, bahkan sampai Irjen TM sekalipun, saya minta untuk diproses tuntas dan terus dikembangkan," ujarnya.

 

Dijual Ke Linda Bede

Kapolri beberkan sabu 5 kg ini semula dipasarkan oleh tiga warga sipil di Jakarta. Setelah dikembangkan mengarah ke Linda, pengedar narkoba pengelola diskotik Jakarta. Pengedar narkoba itu menyebut asalnya dari mantan Kapolsek Bukittinggi dan Kapolda Sumbar.

Berdasarkan pengembangan kasus ini, Irjen Teddy Minahasa pun diamankan. “Irjen Teddy dijemput dan diperiksa oleh Propam Polri.

Dari situ kita melihat keterlibatan Irjen TM. Atas hal tersebut kemarin saya minta Kadiv Propam untuk menjemput dan melakukan pemeriksaan terhadap Irjen TM," ujarnya

Selain itu, kata Kapolri, Irjen Teddy Minahasa (TM) sudah menjalani rangkaian tes narkoba. Hasilnya, kandungan obat terlarang tidak ditemukan.

"Terkait masalah tes, untuk Irjen TM dilakukan tiga kali tes, memang satu hal yang didapat terkait masalah jenis tertentu tapi bukan narkoba," beber Jenderal Sigit.

Sigit mengatakan hasil tes menunjukkan ada kandungan obat yang bukan jenis narkoba. Sigit menyebut pihaknya saat ini sedang mendalami.

"Mungkin ada kaitannya apa yang dikonsumsi, nanti akan didalami oleh tim dari dokter apa saja yang dikonsumsi," jelasnya. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian…

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun bakal mencermati proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2026 yang direncanakan untuk menutup defisit APB…

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ibarat putri ayu, proyek pembangunan Rumah Pompa Lippo di Jalan Raya Jati sempat menjadi perhatian publik. Proyek yang digadang m…

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Keramaian di depan TMP R.Wijaya Kota Blitar yang berhadapan dngn wisata Kuliner malam tepatnya di Jalan Sudanco Supriadi, di kejutkan…

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Data Industri M…

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Deteksi dini dan cegah dini menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ser…