Masuk Jaringan Terorisme, Densus 88 Ringkus Oknum ASN Guru SD di Sampang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Sampang AKBP Arman, S.I.K M.Si saat jumpa pers.
Kapolres Sampang AKBP Arman, S.I.K M.Si saat jumpa pers.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Tim Detasemen Khusus (Densus 88) Antiteror, menangkap satu orang laki-laki yang diduga terlibat jaringan terorisme di Jalan Merapi, Kelurahan Rongtengah, Kabupaten Sampang, Madura, pada Kamis (13/10/2022) pukul 17.30 WIB lalu.
 
Kapolres Sampang AKBP Arman menyampaikan, tim Densus 88 Antiteror sempat melakukan penggeledahan rumah terduga jaringan terorisme pasca melakukan penangkapan terhadap pelaku inisial S melibatkan anggota setempat.
 
Pihaknya menyebutkan, identitas terduga teroris yang ditangkap Densus 88 inisial S (47) warga Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Namun, terduga bersama anak dan istri tinggal di Jalan Merapi, Kelurahan Rongtengah, Kabupaten Sampang.
 
"Saat melakukan penangkapan terhadap pelaku pria inisial S yang diduga terlibat jaringan terorisme, tim Densus 88 Antiteror dibantu beberapa anggota Polres Sampang," ungkapnya, Senin (17/10/2022).
 
Pelaku inisial S disebut sedang terlibat terorisme dan tergabung dalam jaringan kelompok Jama‘ah Islamiyah Madura, dan pernah menjadi bendahara Koordinator (Korda) Madura, pada tahun 2020.
 
Hasil penggeledahan yang dilakukan di kediaman S, lanjut Arman, petugas menemukan sejumlah dokumen dan buku yang mengarah pada ajaran menyimpang dengan dikemas melalui dua kotak kardus air mineral milik terduga jaringan terorisme kelompok Jama'ah Islamiyah Madura.
 
Selain itu, petugas mengamankan satu unit kendaraan sepeda motor dari tangan terduga teroris inisial S. "Kami tidak sempat melihat rincian barang bukti apa saja. Namun, diantaranya ada sebuah dokumen, buku-buku. Jika barang bukti sepeda motor tidak masuk pada kasus teroris, maka akan kami kembalikan kepada keluarga S," imbuhnya.
 
Menurutanya, pelaku S berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjadi tenaga pendidik atau guru di salah satu Sekolah Dasar (SD) wilayah Kabupaten Sampang.
 
"Pelaku S langsung dibawa oleh tim Densus 88 Antiteror untuk menjalankan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk barang bukti dokumen dan beberapa buku milik terduga jaringan terorisme," katanya. gan

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…