ANALISA BERITA

Politik Dinasti Harus Dibarengi Kapabilitas Kepemimpinan yang Baik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Dermawan Purba, Pengamat Politik sekaligus akademisi Universitas Lampung
Dermawan Purba, Pengamat Politik sekaligus akademisi Universitas Lampung

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Untuk menjadi pemimpin tidak hanya melalui kekerabatan atau pun secara kekeluargaan, tetapi juga harus memiliki kapabilitas (kompetisi melakukan suatu hal yang benar-benar dikuasai secara mendetail) sebagai pemimpin yang baik.

Politik dinasti atau sebuah kekuasaan politik yang dijalankan oleh sekelompok orang yang masih terkait dalam hubungan keluarga ini sudah cukup lama dibahas dan sempat diatur tentang pembatasan keberlanjutan kepemimpinan yang berbasis hubungan keluarga. 

Namun, hal tersebut dibatalkan karena hak konstitusional itu tidak bisa membatasi hak politik. "Hak politik itu kan hak memilih dan di pilih.

Politik dinasti menjadi problem ketika memang pada aspek kapasitas, kualitas itu sering terabaikan.

Secara prinsip memang tidak ada larangan dan tidak ada regulasi. Artinya memang secara formal tidak bisa menolak ini.

Tapi secara etik secara moral ini harus menjadi kesadaran bersama bahwa kekuasaan cenderung menyimpang. Oleh sebab itu harus ada pembatasan dari kekuasaan itu sendiri.

Bagaimana jadinya jika kekuasaan itu dilanggengkan atas nama, misalnya kekerabatan, keluarga tanpa dibarengi dengan kualifikasi yang memadai. Ini yang terjadi banyak para politisi memaksakan kehendak.

Menurut saya, hal ini masih terjadi karena tidak ada regulasi yang mengatur politik dinasti tersebut. Akan tetapi secara etik harus menjadi perhatian bersama.

Lalu yang kedua memang adanya relasi keluarga yang dominan dalam praktik kepemiluan, sehingga para politisi yang menjabat kepala daerah ingin melanggengkan kekuasaan.

Karena memang secara prinsip kekuasaan ini untuk direbut dan dipertahankan, ini prinsip para politisi. Hal itu menjadi tanggung jawab partai politik terkait dengan rekrutmen politiknya.

Ini kan tugasnya partai politik melalui proses kaderisasi, jadi tidak bisa ujuk-ujuk karena relasi keluarga tiba-tiba maju.

Kaderisasi di Parpol tidak berjalan sehingga stok kepemimpinan itu tidak tersedia. Maklum juga memang kemandidiran parpol juga tidak terbangun hari ini.

(Lewat keterangannya di Gedung D FISIP Unila, yang dikutip dari laman kupastuntas.co pada Rabu (19 Oktober  2022).

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…