Kinerja Bawaslu Sampang Carut Marut, Nilai Tinggi Diduga Digugurkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peserta tes calon pengawas pemilu Kecamatan (Panwascam) saat mengikuti ujian.
Peserta tes calon pengawas pemilu Kecamatan (Panwascam) saat mengikuti ujian.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Peserta tes calon pengawas pemilu Kecamatan (Panwascam) menilai kinerja Bawaslu Kabupaten Sampang carut-marut. Pasalnya, kurang transparan kinerja Kelompok Kerja (Pokja) Bawaslu Sampang, ketika waktu ujian tes tulis CAT ada nilai tertinggi diduga tidak diloloskan ketahap berikutnya.

Menurut salah satu peserta asal Kecamatan Sreseh,yang namanya tidak mau dipublikasikan, nilainya 46, tetapi punya temannya ada yang 23 dan 34 kedua lolos tahap wawancara masuk di rangking 6 Besar.

“ Saya sendiri lihat kok nilai teman saya, yang nilainya 23 ada di rangking 6, dan nilai 34 ada di rangking 4 sedangkan saya nilai 46 tidak masuk tahap selanjutkan, dikalahkan mereka yang lebih rendah dari saya," ungkapnya.

Di tempat yang berbeda, Fawaid Sekretaris DPK KNPI Karang Penang yang juga ikut ujian tulis CAT di SMKN 1 Sampang, juga melihat milik temannya yang lolos tahap selanjutnya nilainya 38 sedangkan dirinya 47 tidak lolos.

“ Teman Saya itu bersebelahan dengan saya duduknya, setelah mengsisi semua soal, maka akan mencuk nilai di monitor, yang lolos malah lebih rendah dari milik saya ," terangnya.

Dia meminta agara Bawaslu Sampang transparan dalam mengumumkan nilai. Pasalnya, ia menilai ada yang ditutup - tutupi oleh Bawaslu Sampang. Seharusnya semua peserta memegang hasil nilai dengan Print Out, tetapi tidak dalam uji tulis CAT Bawalu Sampang.

“ Bawaslu kami niali tidak transparan, seolah yang lolos itu mereka hasil titipan, wong nilai keluar dimontor masing - masing, bahkan milik yang lebih tingga tidak lolos, ini bukti kurang terbukanya Bawaslu Sampang," tegasnya.

Dirinya mempertegas, pihaknya bukan sakit hati karena tidak lolos, tetapi menurutnya lembaga yang bertugas untuk menjaga marwah demokrasi ini dalam tahap penyeleksian saja sudah tidak transparan, apalagi nanti saat helat pesta rakyat pada tahun 2024.

“ Saya tidak sakit hati karena tidak lolos, akan tetapi lebih pada, transparannya Bawaslu Sampang, jika dalam perekrutan seperti ini, apa lagi nanti saat melakukan pengawasan pemilu," katanya.

Saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, Ketua Pokja pembentukan Panwaslu Kecamatan, Jalaluddin menyampaikan mohon maaf terkait informasi yang disampaikan. Ia mengaku akan mendiskusikan dan merapatkan dulu dengan semua pimpinan. gan

Berita Terbaru

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…

Industri Hulu Migas Butuh Talenta Lintas Disiplin, Mahasiswa UNAIR Diajak Siapkan Diri

Industri Hulu Migas Butuh Talenta Lintas Disiplin, Mahasiswa UNAIR Diajak Siapkan Diri

Minggu, 01 Nov 2026 17:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tantangan menjaga ketahanan energi nasional tidak lagi hanya bertumpu pada kemampuan tenaga teknik. Industri hulu minyak dan gas bumi (…

Bangun Kepercayaan Pelanggan, Pemkot MAdiun Dorong UMKM Pakai Aplikasi Kasir Digital 'POS'

Bangun Kepercayaan Pelanggan, Pemkot MAdiun Dorong UMKM Pakai Aplikasi Kasir Digital 'POS'

Minggu, 01 Nov 2026 15:07 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna meningkatkan kualitas dan kepercayaan konsumen, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, terus mendorong para pelaku UMKM, utamanya…

Dorong Perekonomian Daerah, Bupati Lumajang Kembangkan Sektor Pariwisata

Dorong Perekonomian Daerah, Bupati Lumajang Kembangkan Sektor Pariwisata

Minggu, 01 Nov 2026 14:38 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai salah satu langkah strategis dalam mendorong perekonomian di wilayah setempat, Bupati Lumajang Indah Amperawati tengah…