Peringati Hari Oeang, Sri Mulyani Sebut Tantangan RI Semakin Bertambah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Menteri Keuangan Sri Mulyani.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hari Oeang Republik Indonesia (ORI) diperingati setiap tanggal 30 Oktober. Upacara perayaan ini diselenggarakan secara fisik pertama kali pasca pandemi. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan pesan terkait tantangan pasca pandemi.

"Ini mesti kita syukuri semua, meski pandemi belum berakhir, namun seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah telah mampu mengelola pandemi tersebut sehingga selama 2 tahun kita mampu untuk mulai bangkit kembali," kata Sri di Jakarta, Senin (31/10/2022).

Sri Mulyani menyebut bahwa ini tidak terlepas dari kerja keras dan doa dari seluruh jajaran pemerintahan, terutama Kementerian Keuangan, dan juga seluruh masyarakat Indonesia. Namun, ia juga mengatakan bahwa semakin hari, tantangan semakin bertambah.

"Tema kita hari ini adalah Sigap Hadapi Tantangan, Tangguh Kawal Pemulihan. Ini kita pilih karena meski mampu menghadapi pandemi, tantangan baru akan hadir dan harus kita sigap menghadapinya," ujar Sri.

Sri berpesan kepada jajarannya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk siap menghadapi tantangan ke depan.

"Kementerian Keuangan dan keuangan negara harus jadi instrumen dan jawaban dan solusi berbagai tantangan hari ke depan. Tidak boleh Kementerian Keuangan menjadi sumber masalah," ucap Sri.

Bendahara negara ini meminta kualitas sumber daya manusia (SDM) terus ditingkatkan demi menghadapi kompetisi.

"Kita memahami meskipun telah mampu menangani pandemi, tantangan-tantangan baru akan hadir dan harus kita sigap menghadapinya. Ini juga tantangan yang bisa mencelakai atau menurunkan daya pemulihan ekonomi nasional. Oleh karena itu kita harus tangguh mengawal pemulihan," jelasnya.

Tantangan baru yang hadir setelah pandemi ini tidak selalu lebih mudah. Sri mencontohkan geopolitik dan ekonomi global yang mengalami tekanan bertubi-tubi pasti akan memberikan imbas kepada perekonomian Indonesia. Sri Mulyani juga membandingkan kondisi saat ini dengan krisis yang sebelumnya terjadi.

"Kita diuji dengan gejolak krisis global tahun 2008-2009 dan kita diuji dengan pandemi serta kondisi geopolitik serta tantangan resesi global. Ini bukan tantangan yang mudah, polanya berubah. Ke depan kita akan menghadapi tantangan yang sekarang pun sudah terasa," terangnya.

"Sebagai pengelola keuangan negara, kita harus sigap meresponsnya. Kebijakan fiskal dan keuangan negara yang adaptif, responsif, dan fleksibel namun tetap akuntabel, transparan, dan tata kelola yang baik menjadi kunci untuk terus menjaga masyarakat Indonesia, perekonomian Indonesia, dan juga keuangan negara," imbuhnya.

Adapun tantangan yang harus diwaspadai adalah perubahan iklim. Perubahan iklim disebutnya bisa mempengaruhi keuangan negara, perekonomian, serta kesejahteraan rakyat. Ia juga melihat adanya perubahan teknologi digital. Ia meminta jajarannya di Kemenkeu merespons tantangan-tantangan seperti ini. jk

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…