Dokter Anak: Tips Cegah Buah Hati Gagal Ginjal Akut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dokter Spesialis Anak Kurniawan Satria Denta menyebutkan ada beberapa upaya untuk mencegah anak-anak mengalami gagal ginjal akut progresif yang banyak terjadi. Di antaranya penuhi kebutuhi cairan sang anak.

"Cek kebutuhan cairan tubuh anak, kemudian pastikan dipenuhi secara teratur," katanya.

Ia menambahkan, untuk memenuhi cairan tubuh bayi yaotu dengan memberikan air susu ibu (ASI) dan kalau usianya di atas setahun bisa dengan asupan air putih, air teh, makanan, buah, susu, hingga larutan elektrolit. Terkait kebutuhan cairannya, Denta menyebutkan itu melihat usia.

Kalau di bawah setahun sekitar 600 cc sampai seliter per hari, sementara kalau balita sekitar 1.500 cc dalam satu hari. Ia menambahkan, semua tergantung usia dan berat badan. Yang jelas, ia mewanti-wanti jangan sampai anak mengalami dehidrasi. Bahkan, kalau anak mengalami muntah, panas, diare maka ia meminta kebutuhan cairan harus ditambah.

Denta mengingatkan pentingnya kebutuhan cairan karena kalau anak haus maka dia sudah mengalami dehidrasi ringan dan kalau sudah dehidrasi berat sudah lemas, hingga tidak kencing. "Jangan sampai anak mengalami dehidrasi," ujarnya.

Selain itu, ia meminta orang tua penuhi kebutuhan gizi anak melalui makanan, sayur, dan buah yang alami. Ia memperbolehkan anak mendapatkan suplemen jika gizi tidak didapatkan dari asupan makanan. Namun, prioritaskan dulu gizi dipenuhinlewat makanan. Denta juga mengingatkan jangan sampai anak sakit dengan melakukan perilaku hidup bersih sehat (PHBS). Jadi, ia meminta peran orang tua dan keluarga harus ditingkatkan. Sebab, kalau anak sakit apapun, ini bisa terganggu ginjalnya.

Kemudian, ia menambahkan, kalau anak belum mendapatkan vaksin maka orang tua bisa lengkapi vaksinasinya sesuai dengan rekomendasi ikatan dokter anak Indonesia (IDAI). Ia mengingatkan vaksinasi penting untuk didapatkan karena secara spesifik bisa melindungi dari penyakit tertentu seperti influenza, pneumonia.

Yang tak kalah penting, Denta meminta orang tua ikuti imbauan pemerintah termasuk anak jangan dulu meminum obat sirup jenis tertentu. "Kalaupun anak sakit panas batuk pilek bisa dikompres air hangat dan penuhi cairannya. Jadi, jangan diberikan obat sembarangan," ujarnya.

Jika orang tua masih ingin memberikan obat bebas untuk anak, ia merekomendasikan sebaiknya bisa dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter. Terkait anak bisa konsumsi minuman tradisional seperti jamu, Denta tidak mempermasalahkan asalkan syaratnya dibuat racikannya secara bagus. Hlt/ggl

Berita Terbaru

Lewat TS Park, Pemkot Surabaya Optimalkan Pendapatan dan Transaksi Parkir Non Tunai

Lewat TS Park, Pemkot Surabaya Optimalkan Pendapatan dan Transaksi Parkir Non Tunai

Rabu, 23 Sep 2026 11:04 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berkat aplikasi digital tax surveillance park (TS Park), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Pendapatan Daerah Kota,…

Pemkot Surabaya Verifikasi Ulang Penerima Bansos Tanpa Berpatokan pada Desil

Pemkot Surabaya Verifikasi Ulang Penerima Bansos Tanpa Berpatokan pada Desil

Rabu, 23 Sep 2026 10:53 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 10:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerima bantuan sosial (bansos) yang sering tidak tepat sasaran, kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai…

Putusan Perkara Korupsi, Pemkab Ponorogo Proses Pemberhentian Tetap Sugiri Sancoko

Putusan Perkara Korupsi, Pemkab Ponorogo Proses Pemberhentian Tetap Sugiri Sancoko

Rabu, 23 Sep 2026 10:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menyusul putusan perkara korupsi yang menjeratnya berkekuatan hukum tetap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, mulai memproses…

Maraknya Kasus ISPA berfluktuasi, Dinkes Lumajang Perkuat Surveilans

Maraknya Kasus ISPA berfluktuasi, Dinkes Lumajang Perkuat Surveilans

Rabu, 23 Sep 2026 10:45 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti maraknya jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Lumajang berfluktuasi yakni mengalami perubahan…

Usai Pengobatan Penderita Kusta, Pemkab Probolinggo Beri Bansos Usaha Produktif

Usai Pengobatan Penderita Kusta, Pemkab Probolinggo Beri Bansos Usaha Produktif

Rabu, 23 Sep 2026 10:27 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Guna membantu keluarga penderita kusta usai menjalani pengobatan sebagai bagian dari pendampingan, Pemerintah Kabupaten…

Antisipasi Banjir Rob 20-30 September 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Pintu Air Otomatis

Antisipasi Banjir Rob 20-30 September 2026, Pemkot Surabaya Siapkan Pintu Air Otomatis

Rabu, 23 Sep 2026 10:16 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi banjir rob di pesisir kota itu pada 20-30 September 2026 akibat fenomena…