Sehari, Jokowi Disoal PDIP, Dipuji Ganjar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Jokowi, yang habis masa jabatannya tahun 2024, kini jadi sorotan kader PDIP yang pro Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.

Dalam sehari, Senin (1/11/2022) Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun tanggapi isu Presiden Jokowi didoakan menjadi Ketua Umum PDIP, menggantikan Megawati Soekarnoputri. Komarudin mengatakan hal itu isu liar.

"Oh nggak ada itu, orang liar itu, nggak ada urusan kita," kata Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/11/2022).

 

Pergantian Ketum PDIP

Selama ini isu itu dilontarkan pihak yang mengatasnamakan relawan Koalisi Aktivis dan Milenial Indonesia (KAMI) untuk Ganjar Pranowo. Komarudin meminta Ganjar mewaspadai hal itu. Dia menilai isu tersebut berpotensi adu domba.

"Itu yang justru harus diwaspadai oleh Mas Ganjar itu, itu relawan yang mencoba adu domba kita," ujarnya.

Komarudin mengatakan PDIP memiliki aturan dan mekanisme terkait pergantian Ketum. Dia menegaskan tidak menerima masukan dari luar.

"Kita di partai itu ada aturan, kita ada aturan sendiri jadi kita tidak dengar masukan liar seperti itu lah," ujarnya.

 

Ganjar Puji Jokowi

Sementara hari yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbicara sejumlah hal di Universitas Pancasila.

Ganjar malahan soroti kondisi perang antara Rusia dan Ukraina.

Ganjar bahkan mengaku bangga, di tengah situasi perang yang masih terus terjadi, Presiden Joko Widodo berani menyambangi Rusia dan Ukraina.

Pernyataan Ganjar itu disampaikan saat memberikan orasi ilmiah di Universitas Pancasila.

Ganjar awalnya bicara terkait gejolak geopolitik dunia yang bisa berdampak pada Indonesia jika tidak mengambil langkah.

"Jika gejolak geopolitik kita biarkan, maka Indonesia bakal ikut kena pukulan yang sangat berat, PR besar buat kita," kata Ganjar saat mengisi acara di Universitas Pancasila, Selasa (1/11/2022).

 

Singgung Jokowi ke Ukrania

Ganjar lalu mengatakan salah satu hal yang menjadi kunci yakni perdamaian.

Dia mengaku bangga Jokowi sebagai salah satunya yang memperjuangkan hal itu dengan menyambangi Rusia dan Ukraina.

"Maka Perdamaian menjadi kunci utama perbaikan situasi kondisi negara, saya bangga juga di tengah situasi perang (Rusia dan Ukraina) Presiden datang ke medan perang, dan itu bukan di negaranya, di negara orang lain. Effort kita untuk mendudukkan," ucapnya.

Ganjar menegaskan apa yang dilakukan Jokowi sudah tepat. Dia juga menyebut kondisi saat Jokowi datang ke medan perang itu pun menegangkan. n, erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…