Mapel 2023-2024, SMPN I Masalembu Terapkan IKM, Beginilah Kata Kaseknya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Sekolah SMPN I Masalembu Kab. Sumenep, Iswahyudi, S.Pd di ruang kerjanya. SP/ Ainur Rahman
Kepala Sekolah SMPN I Masalembu Kab. Sumenep, Iswahyudi, S.Pd di ruang kerjanya. SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Sekolah SMPN I Masalembu, Kab. Sumenep, Iswahyudi S.Pd, mengaku belum menggunakan Implementasi Kurikulum merdeka (IKM) untuk mata pelajaran 2021-2022, namun untuk tahun pelajaran selanjutnya di tahun ajaran 2023-2024 sudah siap menggunakan mapel IKM tersebut.

Kepada Surabaya Pagi, Iswahyudi mengatakan bahwa di sekolahnya masih menggunakan K13 sebagai mata pelajaran untuk siswa, dan 2023 akan menggunakan implementasi Kurikulum merdeķa (IKM)

"Kita sudah mempersiapkan kurikulum merdeka sebagai mapel di tahun 2023 nanti. Dan sudah banyak juga para guru pengajar di SMPN I Masalembu yang mengikuti kegiatan workshop tentang pentingnya menggunakan kurikulum merdeka melalui Webinar dan zoom meeting," ujarnya.

Menurutnya, sebagian para guru pengajar sudah mengikuti kegiatan sosialisasi mengenai kurikulum merdeka, artinya kesiapan untuk menjalankan program Implementasi kurikulum merdeka (IKM) tahun pelajaran 2023 -2024 sudah siap.

"Di Sekolah SMPN I Masalembu, guru ASN ada 15 orang, dan guru kontrak 5 orang, dan juga guru PPPK, kita sudah pernah membahas mengenai kesiapan untuk menggunakan mapel berdasarkan Implementasi Kurikulum merdeka (IKM) tersebut," jelasnya.

Dikatakan Kepsek, Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) itu lebih dominan siswa menguasai kelas, sementara Kurikulum 13 (K13) dengan metode guru ceramah dan lebih dominan menguasai kelas.

"Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) itu siswa lebih aktif di kelas, artinya 75% menguasai kelas dan guru hanya sebagai pembimbing, jika K13 dengan metode ceramah lebih banyak guru yang menguasai kelas," jelasnya.

Sebenarnya, sambung dia, apapun metode pembelajarannya tetap mengacu  kepada satuan belajar Nasional dalam pengembangan IPTEK dan IMTAQ, hanya metode pengembangannya yang harus dipelajari dan menguasai terhadap materi mengajarnya.

"Saya hanya berharap, semua guru pengajar benar-benar menguasai materi mengajar, sehingga dengan mudah memberikan gambaran dan metode bagi siswa, baik dalam memberikan praktek dan nalar belajarnya," ungkapnya.

Ia juga memberikan gambaran, kepada para guru, perihal mendekati siswa agar termotivasi belajar sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimilikinya, dengan tujuan agar siswa senang belajar.

"Menjadi seorang pendidik itu harus telaten dan sabar menghadapi situasi dan perkembangan anak, dan menjadi guru jelas mengetahui kemampuan siswanya dalam segala hal, jadi itu perlu diberikan motivasi dan pendampingan," urainya.

Dikatakan, menjadi guru profesional itu sangat luar biasa, karena mampu memberikan nalar yang luar biasa juga terhadap siswa, dengan begitu siswa memiliki kemampuan otonom dan kader bangsa yang baik.

"Maka semakin jelas peran guru yang aktif memberikan motivasi belajar untuk siswanya agar memiliki kreativitas tinggi, sehingga siswa percaya diri dengan kemampuan belajarnya, itulah generasi bangsa," pungkasnya.

Jadi kata dia, guru menjadi pembimbing yang baik di sekolah, apalagi setelah dijalankannya program implementasi kurikulum merdeka (IKM) semoga menjadi lebih baik dan amanah dalam bertugas. AR

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…