Polri Temukan PT Afi Farma Kediri, Produksi Obat Sirop Berkandungan Etilen Glikol (EG) Berlebihan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Brigjen Pipit Rismanto, Dirtipidter Bareskrim Polri memberikan keterangan terkait pemeriksaan PT Afi Farma Kediri. Sp/can
Brigjen Pipit Rismanto, Dirtipidter Bareskrim Polri memberikan keterangan terkait pemeriksaan PT Afi Farma Kediri. Sp/can

i

SURABAYAPAGI, Jakarta - Bareskrim Polri menggeledah tiga gudang penyimpanan milik PT Afi Farma, Kediri. Gudang itu menyimpan bahan baku yang diduga dipakai untuk memproduksi obat sirop dengan kandungan etilen glikol (EG) berlebihan. Juga telah memeriksa 15 karyawan PT Afi Farma.

“Ya kalau hasil pemeriksaan kita kan sudah memeriksa 15 saksi," ujar Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dihubungi, Kamis (3/11/2022).

Brigjen Pipit mengatakan PT Afi Farma diduga telah memproduksi obat sirop yang mengandung etilen glikol (EG) berlebihan.

"Kasus gagal ginjal pada anak pada Rabu 2 November 2022, tim gabungan Bareskrim Polri telah melaksanakan kegiatan penggeledahan di tiga gudang penyimpan bahan baku obat PT AF, yakni di PT WWRC, PT TBK, dan PT BA," tambahnya,

 

Setelah Diuji Lab BPOM

Sementara itu, PT Yarindo Farmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industries ditangani Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Sediaan farmasi jenis obat sirup merek paracetamol (obat generik) yang mengandung EG melebihi ambang batas yaitu 236,39 mg (yang harusnya 0,1 mg) setelah diuji lab oleh BPOM," katanya.

Hingga kini penyidik masih melakukan pendalaman-pendalaman terkait hal tersebut. Dan belum ada yang ditetapkan tersangka dalam kasus ini.

"Ini pertanggungjawaban pidana itu akan ada di korporasi atau perorangan nanti kita akan lalukan pendalaman, sementara itu, kita harus hati-hati," jelas Pipit.

Dari penggeledahan tersebut, tim mengambil dan menyita bahan baku obat jenis EG dan DEG.

 

PT Afi tak Produksi

Polisi telah menyita sejumlah bahan baku yang diduga memproduksi obat sirop dengan kandungan EG berlebihan milik PT Afi Farma, Kediri. Saat ini, PT Afi Farma sementara tidak beroperasi.

"Iya, kalau sekarang sih sementara mereka tidak beroperasi ya karena kan semua dalam penanganan penyidikan ya," ujar Rismanto.

Rismanto mengatakan belum mengetahui apakah PT Afi Farma masih memproduksi obat-obatan di luar obat sirop tersebut. Namun, dia memastikan telah menyita bahan untuk memproduksi obat sirop.

"Ya saya kurang tahu karena yang menahan untuk bisa berproduksi atau berproduksi kan kami tidak menahan produk yang berproduksi ya, (hanya) menyita barang-barang yang kita perlukan yang diduga adalah produk-produk itu," katanya. erc/can/rmc

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…