Jokowi Resmikan Bioethanol Tebu di PT Enero Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Joko Widodo meresmikan program Bioethanol Tebu Untuk Ketahanan Energi di PT Enero (Energi Agro Nusantara) PTPN X Gempolkerep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
Presiden Joko Widodo meresmikan program Bioethanol Tebu Untuk Ketahanan Energi di PT Enero (Energi Agro Nusantara) PTPN X Gempolkerep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan program Bioethanol tebu untuk ketahanan energi di PT Enero (Energi Agro Nusantara) PTPN X Gempolkerep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat (4/11/2022).

Dalam sambutannya orang nomor satu di RI ini mengungkapkan membangun industri bioethanol dapat memperkuat ketahanan energi Nasional.

Pasalnya, produk ikutan dari pengelolaan tebu selain dapat memenuhi kebutuhan gula dalam negeri juga menghasilkan molase yang dipakai untuk memproduksi bioethanol.

"Membangun industri bioethanol yang juga akan memperkuat ketahanan energi kita, kita juga tahu separuh dari energi yang kita gunakan itu BBM yang digunakan 50 persen impor semuanya," ucap Jokowi.

Presiden mengatakan untuk memproduksi E5 (Ethanol 5) blending BBM dengan ethanol lima persen yang kebutuhannya mencapai kurang lebih 350 ribu KL/per tahun.

Namun produksi pabrik PT ENERO sekitar 30 ribu KL.

"Artinya untuk E5 saja kita butuh 10 pabrik seperti yang kita lihat ini kalau nanti masuk ke E20 kita butuh tinggal dikalikan saja, sangat banyak sekali yang kita butuhkan untuk urusan tebu ini," ungkapnya.

Masih kata Jokowi, produktivitas tanaman tebu dapat ditingkatkan secara signifikan agar terlepas dari ketergantungan gula impor.

 

Apalagi saat ini Indonesia mengimpor gula konsumsi mencapai sekitar 1.088.000 ton per/tahun. Sedangkan, gula impor untuk industri sekitar 3.569.000 ton per/tahun.

"Impor gula konsumsi sampai saat ini kita masih mengimpor satu juta delapan puluh delapan ribu ton per tahun sudah jumlah yang sangat besar," bebernya.

Guna mewujudkan meningkatkan produktivitas tebu Nasional, Jokowi telah memerintahkan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyediakan bibit-bibit tebu berkualitas.

"Saya perintahkan pada menteri BUMN menyiapkan bibit varietas yang paling baik oleh sebab itu kita bekerja sama dengan Brasil untuk ini dan sudah memiliki pengalaman dalam managemen (Penanaman) mengenai dalam tebu dan gula," tegasnya.

Diharapkan sistem penanaman yang baik dan modern ini dalam tempo lima tahun dapat mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan terutama gula.

"Dalam lima tahun kedepan kita bisa mandiri dan ketahanan pangan utamanya gula bisa kita lakukan sendiri tanpa harus impor tapi butuh waktu lima tahun kedepan  target kita seperti itu," kata Jokowi.

Ditambahkannya, perlu kerjasama yang baik antara petani dan pabrik gula dalam meningkatkan produktivitas gula.

Disisi lain, pemerintah juga akan segera meremajakan mesin-mesin pengolahan di seluruh pabrik gula untuk memaksimalkan hasil tanaman tebu.

"Pabrik gula yang mesin-mesin lama kita akan segera semuanya mengubah dengan mesin modern sehingga rendemennya tinggi dan juga petani diuntungkan dengan rendemen naik," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi meresmikan dimulainya program bioethanol untuk ketahanan energi di PT Enero.

"Pada pagi hari ini saya nyatakan dimulai bioethanol tebu untuk ketahanan energi," tandasnya. Dwi

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…