Penelitian: Pisang yang Masih Agak Hijau Terbukti Kurangi Risiko Kanker

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Penelitian menunjukkan gandum dan pisang agak hijau terbukti mengurangi risiko orang dengan herediter yang tinggi dari berbagai jenis kanker. Selain gandum dan pisang agak hijau, efek pencegahan utama itu dapat ditemukan dari pati resisten, seperti sereal sarapan, pasta dan nasi yang dimasak dan didinginkan, kacang polong dan biji-bijian.

“Kami menemukan bahwa pati resisten mengurangi berbagai jenis kanker hingga lebih dari 60 persen. Efeknya paling jelas di bagian atas usus,” kata profesor Nutrisi Manusia di Newcastle University, John Mathers dilansir The Brighter Side, Rabu (9/11/2022).

Uji coba internasional (CAPP2) melibatkan hampir 1.000 pasien dengan sindrom Lynch dari seluruh dunia. Pengujian mengungkapkan bahwa dosis reguler pati resisten (juga dikenal sebagai serat yang dapat difermentasi) yang dikonsumsi rata-rata dua tahun, mengurangi kanker di bagian tubuh lebih dari setengahnya.

Efek ini terutama terlihat pada kanker gastrointestinal bagian atas, termasuk kanker esofagus, lambung, saluran empedu, pankreas, dan duodenum. Efek yang menakjubkan terlihat bertahan selama 10 tahun setelah berhenti mengonsumsi suplemen.

“Ini penting karena kanker saluran pencernaan bagian atas sulit didiagnosis dan seringkali tidak terdeteksi sejak dini,” ujar Mathers.

Pati resisten dapat diambil sebagai suplemen bubuk dan ditemukan secara alami dalam kacang polong, kacang-kacangan, gandum, dan makanan bertepung lainnya. Dosis yang digunakan dalam percobaan setara dengan makan pisang setiap hari. Sebelum menjadi terlalu matang dan lunak, pati dalam pisang menahan kerusakan dan mencapai usus di mana dia dapat mengubah jenis bakteri yang hidup di sana.

“Tepung resisten adalah jenis karbohidrat yang tidak dicerna di usus kecil, melainkan berfermentasi di usus besar, memberi makan bakteri usus yang menguntungkan, ia bertindak seperti serat makanan dalam sistem pencernaan,” kata Mathers.

Jenis pati ini memiliki beberapa manfaat kesehatan dan kalori lebih sedikit daripada pati biasa. Peneliti memperkirakan pati resisten dapat mengurangi perkembangan kanker dengan mengubah metabolisme bakteri asam empedu dan mengurangi jenis asam empedu yang dapat merusak DNA, yang akhirnya menyebabkan kanker. Namun, hal ini perlu penelitian lebih lanjut.hlt/psg

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…