Brimob Polda Jatim Diterjunkan Guna Bantu Proses Pembersihan Material Longsor dan Evakuasi di Silo Jember

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Brimob Polda Jatim bersama personel Polsek Silo dan relawan membersihkan lumpur sisa longsor yang menutupi jalan dusun.
Anggota Brimob Polda Jatim bersama personel Polsek Silo dan relawan membersihkan lumpur sisa longsor yang menutupi jalan dusun.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Sebelumnya telah terjadi peristiwa tanah longsor di Afdeling Tanah Manis PTPN XII, Kebun Gunung Gumitir, Dusun Tanah Manis, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember. Pasca kejadian, anggota Brimob Polda Jawa Timur turun ke lapangan guna membantu proses pembersihan serta evakuasi.

Brimob Polda Jawa timur bersama jajaran Polsek Silo dan juga relawan saling bahu membahu untuk melakukan pembersihan terhadap material longsor. Selain membersihkan material longsor, pihak Kepolisian dibantu relawan juga membagikan sembako kepada korban terdampak.

Peristiwa longsornya tebing setinggi 15 meter itu mengakibatkan rumah dinas karyawan Afdeling Tanah Manis rusak parah. Salah satunya adalah rumah yang terletak paling utara dan dihuni oleh Tije (70).

Kapolsek Silo AKP Tanto menjelaskan, pihak kepolisian dan juga relawan ketika melakukan pembersihan material sangat berhati-hati.

“Tebing yang tidak jauh dari rumah dinas karyawan kebun masih cukup rawan longsor susulan. Apalagi tebing juga mengeluarkan air. Berarti di atas ada sumber mata air yang bisa masuk ke sela-sela retakan tanah,” katanya.

AKP Tanto berpesan kepada seluruh karyawan yang menghuni rumah dinas agar berhati-hati dikarenakan tanahnya yang rawan longsor.

“Pada saat terjadi hujan yang cukup deras dan lama, harap segera meninggalkan rumah. Carilah tempat yang lebih aman dari longsor. Rata-rata rumah dinas yang ditempati karyawan ini berdekatan dengan tebing. Sementara di beberapa titik, sudah terlihat ada yang longsor,” jelas Tanto.

 Aiptu Ketut Sinta selaku Danton Gas Brimob menyatakan, Brimob Polda Jatim menerjunkan sepuluh personel untuk membersihkan material longsor. Hal tersebut dilatarbelakangi karena lokasinya yang rawan serta pembersihan baru dilaksanakan sebagian saja. Selain itu juga personel lain Brimob Polda Jatim juga sedang menjalankan tugas ke berbagai wilayah di Jawa Timur yang terdampak bencana.

“Material longsor dibersihkan bersama anggota TNI dan Polri yang ada di Silo, anggota Brimob di sini 10 orang dan yang lain ditugaskan di wilayah lainnya yang sedang terjadi bencana, ” katanya.

Asisten Afdeling Tanah Manis PTPN XII, Kebun Gunung Gumitir menyatakan, bahwa pihaknya hanya ingin melakukan upaya evakuasi terhadap para karyawan yang tempat tinggalnya terdampak longsor.

“Kami juga akan memperbaiki rumah dinas yang sudah tidak ditempati dan lokasinya aman,” ujarnya.

Terdapat dua lokasi yang rawan longsor dari puluh rumah dinas karyawan. Guna menghindari hal yang tak diinginkan kepada karyawan. Asisten Afdeling Tanah Manis PTPN XII menghimbau, kepada karyawan yang menghuni rumah dinas untuk pergi tatkala turun hujan dengan intensitas deras dalam jangka waktu lama.

“Bisa saja dulu numpang di rumah karyawan yang lebih aman,”tuturnya. fas

Berita Terbaru

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…