Curanmor Masih Marak, Warga Surabaya Waspada!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Empat pelaku curanmor disertai curas, saat diamankan oleh tim Anti Bandit Polsek Sukolilo Surabaya. Mereka beraksi hanya dibekali kunci Leter T dan dalam waktu 4 detik. Sp/ariandi
Empat pelaku curanmor disertai curas, saat diamankan oleh tim Anti Bandit Polsek Sukolilo Surabaya. Mereka beraksi hanya dibekali kunci Leter T dan dalam waktu 4 detik. Sp/ariandi

i

Sepekan, Ungkap 7 Pelaku Curanmor-Curas dan 1 Penadah. Bongkar Kunci Motor dengan Leter T Hanya 4 Detik, Sasarannya Motor Matic

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Selain peredaran narkoba, kejahatan jalanan 3C (curat, curas dan curanmor) juga menjadi atensi polisi. Terbukti, belum sepekan Polrestabes Surabaya mengungkap kasus curanmor dengan 74 tersangka yang diamanakan dalam kurun waktu 2 bulan. Kini polisi kembali mengamankan 7 pelaku curanmor dalam kurun waktu 2 hari. Meski begitu, menjelang akhir tahun, warga kota Surabaya masih tetap harus waspada.

Ini setelah Polsek Sukolilo Surabaya menangkap 4 pelaku curanmor dan curas di wilayah Jalan Gebang Wetan 29-B Surabaya. Sebelumnya, Polrestabes Surabaya juga menangkap 2 pelaku curanmor dan seorang penadah hasil pencurian kendaraan bermotor.

Kapolsek Sukolilo Kompol Sholeh mengatakan para pelaku yang diamankan diantaranya Mohammad Romli (29) warga Jalan Sumbo 73 Surabaya, Mochammad Sahrowi (29) warga Sidodadi Surabaya, Moch Andri (17) wara Jalan Sumbo gang 4/22 Surabaya dan Ribut Arip Setiawan (20) warga Jalan Sumbo gang Ambimanyu Surabaya. Para pelaku ditangkap dalam sehari.

“Awal daripada penangkapan 4 pelaku, polisi mendapat laporan dari warga adanya kejadian pencurian kendaraan di depan rumah kost Jalan Gebang Wetan 29-B Surabaya,” papar Kompol Sholeh di Polsek Sukolilo Kota Surabaya, pada Jum’at (11/11/2022) kepada Surabaya Pagi.

Kompol Sholeh mengatakan para pelaku yang diamankan terbilang cukup lihai. Terbukti dengan hanya bersenjatakan kunci leter T, para pelaku berhasil membobol rumah kunci motor tak kurang dari 5 detik.

“Saat beraksi mereka menggunakan kunci letter-T dan bahkan dalam waktu 4 detik saja. Kemudian, motor hasil curian ini dijual ke wilayah Tengumung Surabaya,” tutur Sholeh.

Selain mengamankan para pelaku, barang bukti yang diamankan diantaranya 2 unit Honda Beat warna hitam nopol L-5791-FU (sarana), satu unit Honda Vario warna merah L-4920-LN (hasil), dua dompet warna hitam dan coklat, dua kunci pas ukuran 8, satu kunci ring ukuran 8, dua kunci L, satu kunci kontak dan satu anak kunci yang dimodifikasi.

Sehari sebelumnya, Polrestabes Surabaya kembali mengungkap kejahatan curanmor. Dalam rilis tersebut, polisi mengamankan 2 pelaku curanmor dan 1 penadah.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan, dari para pelaku polisi mengamankan setidaknya 8 sepeda motor hasil curian.

“Tiga pelaku inisial SF sebagai penadah, lalu UM dan SE eksekutornya. Mereka kesehariannya melakukan jual beli kendaraan bermotor hasil dari pencurian,” ujar Mirzal.

Mirzal menambahkan penadah menjual motor ke pihak-pihak yang langsung memesan kepada pelaku SF. Sementara untuk hasil penjualan mereka bagi bersama.

Mirzal mengatakan dari catatan kepolisian bahwa para pelaku merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama.

Kepada petugas, tersangka Syafi mengaku baru tiga bulan menjadi penadah motor hasil kejahatan, yang mana dirinya mendapat untung Rp 500 ribu per unit.  “Saya baru tiga bulan ini, Pak, setiap unit saya mengambil untung Rp 500 ribu,” ungkapnya.

Sedangkan, Selasa (8/11/2022) sebelumnya, anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari dan Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya juga sudah mengamankan seorang pelaku curanmor. Bahkan pelaku juga mendapat hadiah timah panas dari polisi.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol M Fakih mengatakan jika Sholeh merupakan residivis dan bandit curanmor dengan 13 TKP di Surabaya. Ia selalu bergerak dengan kedua temannya yang saat ini ditetapkan sebagai DPO oleh kepolisian.

“Pelaku selalu membawa senjata tajam. Selain mencuri, kelompok ini juga melakukan begal sebanyak 3 kali dan tidak segan mencelakai korbannya,” ujar Fakih saat rilis di Mapolsek Tambaksari.

Sementara itu, Kapolsek Tambaksari, Kompol Ari Bayu Aji mengatakan jika saat dikejar, Sholeh sempat melarikan diri bahkan menyabetkan sajam kepada anggotanya.

“Sudah dikasih tembakan peringatan dan diperintah menyerah saat di sungai itu. Tapi malah menyabetkan pedang ke anggota saya. Beruntung dapat dihindari,” ujar Ari.

Ari menambahkan, saat ini pihaknya telah mengantongi identitas kedua rekan Sholeh yang berhasil kabur. ari/ham/rmc

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…