OJK Sebut Sekitar 10 Persen Perusahaan Pinjol Sulit Pertahankan Bisnis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

i

SURABAYAPAGI.COM, Badung - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menyeleksi 162 perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman online (pinjol) menjadi 102 perusahaan. Dari  total 102 platform tersebut, menurut OJK, sekitar 10 persen berpotensi tidak akan mampu mempertahankan bisnisnya.

“[Sekarang] Hidupnya masih bagus, masih jalan, tetapi kita kan selalu melihat indudstri tidak hanya hari ini. Ini kira-kira 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan ke depan bagaimana,” kata Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) 2B OJK Bambang W Budiawan di sela 4th Indonesia Fintech Summit di Padma Resort, Bali, Jumat (11/10/2022).

Bambang mengatakan terdapat beberapa perusahaan yang mengalami masalah IT (teknologi), kekurangan modal, atau keduanya.

“Kombinasi ya, ada yang capital aja, ada yg IT nya aja, ada yang dua-duanya," ujarnya.

Selain itu, Bambang menuturkan, sejumlah perusahaan juga ada yang memiliki bisnis yang tidak cocok dengan kompetensinya.

"Kemudian bisnis model itu kemungkinan tidak cocok dengan kompetensi ini, berubah-ubah," tuturnya.

Sementara itu, OJK mencatat P2P lending yang saat ini dalam kondisi kurang baik kebanyakan bergerak pada penyaluran pinjaman multiguna atau konsumtif. Pasalnya, mereka menggunakan big data yang sering kali tidak menggambarkan histori kredit dengan jelas.

“Akhirnya mereka kasih bunga tinggi untuk cover yang macet,” tandas Bambang.

Menurut Bambang saat ini rasio P2P lending segmen produktif sudah mencapai 60 persen, sedangkan konsumtif sisanya.

Bambang menilai banyak penyedia layanan kredit konsumtif yang akhirnya menyerah karena bisnis model tidak seindah perencanaan.

Adapun pada 2021, fintech Lending telah menyalurkan Rp 42,27 trilliun khusus kepada sektor UMKM.

Dari sisi statistik secara keseluruhan, fintech lending telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp455 trilliun hingga September 2022 dengan jumlah pengguna mencapai 91,17 juta rekening yang terdiri dari 90,21 juta rekening borrower dan sekitar 960.000 rekening lender.

Sementara dari perkembangan total aset, saat ini total aset dari 102 fintech lending berizin mencapai Rp5,11 trilliun yang terdiri dari Rp4,99 trilliun aset penyelenggara fintech lending konvensional, dan Rp122,96 millar aset penyelenggara fintech lending syariah. bdg

Berita Terbaru

Mercedes-AMG Sebanyak 30 unit Ludes di Seluruh Dunia

Mercedes-AMG Sebanyak 30 unit Ludes di Seluruh Dunia

Rabu, 23 Sep 2026 09:09 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung. Mercedes-AMG hanya dibuat sebanyak 30 unit di seluruh dunia. Namun sebelum debut dunianya pada…

Soal Insentif Kendaraan Listrik, Moeldoko Kritik Pemerintah

Soal Insentif Kendaraan Listrik, Moeldoko Kritik Pemerintah

Rabu, 23 Sep 2026 09:07 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko mengkritik Pemerintah soal insentif kendaraan listrik yang…

Ahli Waris Korban Insiden KMP Virgo Transport 8, Disantuni Rp 70 juta

Ahli Waris Korban Insiden KMP Virgo Transport 8, Disantuni Rp 70 juta

Rabu, 23 Sep 2026 09:05 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ahli waris satu korban korban insiden KMP Virgo Transport 8 meninggal dunia yakni almarhum Surya telah menerima santunan sebesar Rp 70 juta.…

Pemerintah Buka Kualitas Beras Fortifikasi Palsu

Pemerintah Buka Kualitas Beras Fortifikasi Palsu

Rabu, 23 Sep 2026 09:03 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Modus beras fortifikasi palsu terungkap. Pada 15 September 2026 lalu, Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas)…

Bulutangkis Beregu Putri ke Semi Final Lawan China

Bulutangkis Beregu Putri ke Semi Final Lawan China

Rabu, 23 Sep 2026 09:02 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:02 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim bulutangkis beregu putri telah mengamankan medali Asian Games 2026 usai menaklukkan Taiwan di babak perempatfinal. Kini, mereka membidik …

Jagoan-jagoan Indonesia Belum Naik Panggung

Jagoan-jagoan Indonesia Belum Naik Panggung

Rabu, 23 Sep 2026 09:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 09:00 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia masih kumpulkan delapan medali. Rinciannya satu perak dari teqball, sisanya dua perunggu dari karate, satu perunggu dari teqball, s…