Ahli: Antisipasi Kenaikan Kasus Covid-19 Libur Akhir Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ahli kesehatan yang juga Guru Besar Mikrobiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Amin Soebandrio mengingatkan pentingnya mengantisipasi peningkatan kasus COVID-19 jelang libur akhir tahun 2022. "Antisipasi kenaikan kasus menjelang libur akhir tahun 2022," katanya dalam diskusi mengenai "Perkembangan Pandemi di Indonesia dan Gejala Pasien COVID-19" yang diakses secara daring di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa saat ini sudah mulai terjadi tren kenaikan kasus COVID-19. "Kecenderungannya dalam minggu-minggu ini masih akan naik, sehingga perlu diantisipasi terutama menjelang libur akhir tahun di mana terdapat potensi peningkatan mobilitas masyarakat," katanya.

Hal tersebut, kata dia, seperti yang disampaikan oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebutkan tren kenaikan kasus COVID-19 akibat pengaruh sejumlah subvarian terbaru Omicron di Indonesia dengan puncaknya paling lambat awal Januari 2023. Seluruh pihak, kata dia, perlu berperan aktif dalam memutus rantai penularan virus dengan memperkuat protokol kesehatan dan vaksinasi COVID-19.

"Perlu juga diingat bahwa pemberian dosis penguat atau 'booster' sangat diperlukan, mengingat dalam enam hingga delapan bulan dari penyuntikan vaksinasi kedua, ada kemungkinan penurunan kadar antibodi sehingga perlu dosis penguat," katanya.

Amin juga mengingatkan bahwa meskipun sudah divaksin belum tentu kebal 100 persen dari risiko penularan COVID-19. "Vaksinasi COVID-19 itu penting tapi tidak berarti kalau sudah divaksin maka 100 persen akan kebal. Risiko akan tetap ada sehingga perlu kehati-hatian dan disiplin menerapkan prokes," katanya.

Dia juga menekankan bahwa masyarakat perlu memahami risiko penularan COVID-19. Menurutnya, peran aktif semua pihak dalam mencegah penyebaran COVID-19 sangat diperlukan.

"Pahami risiko COVID-19 sehingga setiap individu juga bisa memahami kenapa harus menjaga diri dari COVID-19 dengan demikian akan bisa menjaga orang lain. Sama-sama menjaga," katanya.

"Perlu diingat bahwa tidak ada orang yang bisa aman dari COVID-19 sebelum semua aman. Kalau semua berperan saling menjaga baru bisa bilang aman. Kalau semua belum aman, masing-masing juga belum aman karena masih ada risiko saling menularkan," tambah Amin.hlt/ntr

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…